L”VE [OS]

 

Tittle : L”VE

Author : Adele / Cho Youra Yukiko

Main Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Im Yoona
  • Lee Donghae

Genre : Romance,Friendship, Sad

Rating : PG-13

Length : Oneshoot

Disclaimer : TCast belong’s god. Plagiator and Silent Readers Not allowed !! Love You So Much, Musketeers. :*

Friday, May 29th 2015  08:00 pm
at Night

“Aku baru tahu kalau kau memiliki kakak yang tampan. Aigoo, sepertinya aku jatuh cinta padanya.” Ujar seorang yeoja girang pada seorang namja putih pucat yang sedang menyetir.
“Kau menjijikkan, Im Yoona.” Terang namja itu.
Yeoja bernama Yoona itu memukul namja itu. “Ya. Kau bisa bicara seperti itu karena kau belum merasakan jatuh cinta, Cho Kyuhyun.”
Namja itu tersenyum miris. “Aku sedang merasakannya, yoong” batin Kyuhyun

Kyuhyun melirik sebelah dengan senyuman miris. ‘Sekarang tidak ada celotehanmu lagi di mobilku.’ Batin Kyuhyun lalu mendesah.

^L”VE^

Thursday, November 28th  2013 10:00 AM.
18 Months before that night.

“Kau mau mengajakku kemana?” Tanya Yoona pada Kyuhyun yang menarik lengan yeoja itu.
Kyuhyun tidak menghiraukannya dan tetap menarik lengan yeoja itu.
“Kyuhyun-ah.” Rengek Yoona.
Kyuhyun menghentikan langkahnya tepat disebuah kursi tunggu. “Kita tunggu disini saja.” Ucapnya lalu menyuruh Yoona duduk.
Yoona yang tidak mengerti hanya mengikuti kehendak sahabatnya itu.
“Hari ini hyung tiriku kembali dari Amerika setelah tujuh tahun tinggal disana.” Jawab Kyuhyun ketika keduanya duduk bersama.
“Kau punya hyung? Kenapa tidak menceritakannya padaku.”
Kyuhyun mengacak rambut Yoona. “Balas dendam.” Kyuhyun terkekeh sedangkan Yoona memanyunkan bibirnya. “Ya. AKu juga tidak bermaksud untuk menyembunyikan itu darimu.”
“Tidak ada alasan, Im Yoona.”
“Ya.” Amuk yeoja itu sambil memukul pundak Kyuhyun bertubi-tubi, bukannya meringis namja itu malah terkekeh.
“KYUHYUN-AH.” Teriak seseorang dari depan mereka.
Keduanya menoleh kesumber suara. Kyuhyun tersenyum lalu berdiri. “Hyung.” Panggilnya sambil melambaikan tangannya. Namja yang dipanggil Hyung itu mendekati mereka berdua lalu ia memeluk Kyuhyun erat. “Bogoshippo, saeng.”
Kyuhyun membalas pelukan tersebut. “Nado, hyung.”
“Nugu?” Tanya namja itu saat keduanya melepaskan pelukannya.
Yoona tersenyum lalu membungkuk hormat. “Yoona imnida.”
“Donghae imnida.” Sapanya. “Kekasihmu cantik sekali, Kyu.”
Kyuhyun dan Yoona menunduk malu. “Dia sahabatku, hyung.”
“Mwo?” Donghae melotot tak percaya. “Hanya sahabat? Kalian yakin.”
Keduanya mengangguk.

“Kau baru pulang?” Tanya DOnghae pada Kyuhyun.
Kyuhyun mengangguk. “Aku mengantar Yoona.”
Donghae mengangguk mengerti lalu berjalan menuju kamarnya tapi langkahnya terhenti. “Kyu.” Panggilnya.
Kyuhyun menoleh kearah kakaknya. “Nee.”
“Apa Yoona mempunyai namjachigu?” Tanya Donghae dengan senyuman manisnya dan membuat tubuh Kyuhyun lemah. “Tidak ada.”
Mendengar itu Donghae tersenyum. “Bisakah kau membantuku?” pintanya.
Kyuhyun mengangguk lemah.
“Bantu aku mendapatkan Yoona.” Ucap DOnghae senang tapi tidak untuk Kyuhyun.

^L”VE^

Monday, 2nd December 2013 08:30 AM

“Cho Kyuhyun.” Panggil Yoona lembut sambil merangkul sahabatnya itu. Diperlakukan seperti itu, jantung Kyuhyun berdebar-debar. “Wae?” tanyanya berusaha santai.
Yoona melepaskan rangkulannya lalu duduk dimeja kerja Kyuhyun. “Tebak aku diantar siapa?” Tanya Yoona.
Kyuhyun mengangkat bahunya. “Seulong Hyung? Han ahjussi? Abeonim?” jawab Kyuhyun dan sukses membuat Yoona menggeleng. “Bukan?”
“Lalu siapa? Bukannya hanya mereka yang sering mengantarkanmu?”
Yoona tersenyum. “Kau mau tau?” Mau tidak mau Kyuhyun mengangguk, ia begitu penasaran dengan orang yang mengantarkan yeoja itu. “Donghae oppa. Secara special dia mengantarkanku dan pulang nanti dia akan menjemputku.”
Mendengar itu Kyuhyun hanya tersenyum miris. “Baguslah. Bukankah itu yang kau inginkan?”
Yoona mengangguk. “Gomawo Kyuhyun-ah sudah membantuku. Aku akan kembali bekerja.” Terang Yoona lalu mengecup pipi Kyuhyun seperti biasa. “Aku menyayangimu Cho Kyuhyun.” Ucapnya lalu meninggalkannya terdiam. ‘Aku mencintaimu, Im Yoona.’ Batin Kyuhyun sambil memegang pipi bekas ciuman gadis itu.

“Kyuhyun-ah,  lalu bagaimana tipe yeoja idealmu?” Tanya Yoona polos ketika mereka duduk berdua ditaman setelah pulang sekolah.
Kyuhyun memakan ice creamnya sambil berpikir. “Aku menyukai yeoja yang anggun, berkaki jenjang, keibuan. Tidak seperti kau.” Ujar Kyuhyun menyentil hidung Yoona.
“Ya.” Teriak Yoona. “Kenapa kau membawa-bawa aku?”
“Karena itu faktanya. Kau itu yeoja jadi-jadian.”
Yoona mengeluarkan tatapan evil miliknya. “Lihat saja nanti. Aku yakin kau akan jatuh cinta padaku.”
“Tidak akan.” Jawab Kyuhyun cepat dan membuat Yoona memukulnya.

“Apa yang kau katakan benar, yoong. Aku jatuh cinta padamu.” Gumam Kyuhyun yang masih menghelus pipinya.

^L”VE^

Monday, 6th January 2014 08:30 AM

“Kenapa kau datang kemari?” Tanya Kyuhyun tanpa menatap yeoja yang baru saja masuk kedalam ruangannya.
Yoona memanyunkan bibirnya. “AKu hanya ingin bicara padamu.”
“Aku sedang sibuk, yoong. Lain kali saja.” Terang Kyuhyun yang terus memeriksa filenya.
“Sebentar saja. Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan?” rengek Yoona.
Kyuhyun menghela nafas. Ia sama sekali tidak bisa mendengar sahabat sekaligus yeoja yang ia cintai itu merengek. “Apa yang ingin kau bicarakan?” Tanya Kyuhyun yang sekarang sudah duduk disebelah Yoona.
Yoona tampak berpikir. “Kau menginginkan yeoja yang bagaimana untuk menjadi istri kakakmu maksudku kekasih kakakmu?” Tanya Yoona gugup dan sukses membuat Kyuhyun mengernyitkan dahi lalu mengangguk. “Ya. Aku ingin yeoja itu mencintai hyungku, menerima dia apa adanya, selalu menemani dan membantunya ketika kesusahan.”
Yoona mengangguk mengerti. “Lalu, apa kau tahu tipe yeojanya?”
‘Kau. Semua criteria yang hyung inginkan ada padamu, yoong.’ Batin Kyuhyun.
“Kyu?” panggil Yoona.
Kyuhyun tersadar lalu tersenyum untuk menutupi keterkejutannya. “Tipenya hampir sama denganku.”
Yoona tersenyum senang. “Kau yakin?”
Kyuhyun mengangguk yakin. “Memangnya kenapa? Jangan-jangan kau..”
Yoona menunduk malu. “Aku.. dan Hyungmu.. kami berpacaran.” Jawab Yoona malu dan sukses membuat Kyuhyun tersentak lalu menatap yeoja itu.
Yoona mendongak dan ikut menatap Kyuhyun. “Apa kau menyetujuinya?” Tanya Yoona hati-hati.
Kyuhyun hanya tersenyum hambar. “Jika itu pilihan kalian dan membuat kalian berdua bahagia. Aku menyetujuinya.” Terang Kyuhyun dingin.
Mendengar itu Yoona tersenyum lalu memeluk Kyuhyun erat. “Gomawo, Kyuhyun-ah.” Ucapnya tulus dan itu membuat dada Kyuhyun begitu sesak. ‘Tujuh tahun kebersamaan kita tapi kau tidak merasakan apapun padaku.’ Batin Kyuhyun miris sambil mengelus kepala yeoja yang sedang memeluknya.

“Kau tahu, ternyata kakakmu itu romantic sekali.” Terang Yoona ketika keduanya makan siang bersama.
Kyuhyun hanya mengangguk sambil memakan makan siangnya.
“Saat kau mengantar aku pulang dari malam tahun baru itu, ternyata dia menungguku di ayunan rumahku. Kau tahu sejak kapan ia duduk disitu?” ujar Yoona senang.
Kyuhyun menggeleng. “Molla.”
“Tepat saat kau menjemputku untuk pesta malam itu. Mungkin tepatnya ia menungguku disana selama 6 jam.”
Kyuhyun hanya tersenyum hambar. “Dia memang romantis, yoong.” Ujar Kyuhyun sekenanya.

^L”VE^

Monday, 3rd February 2014 10:00 PM

Kyuhyun melonggarkan dasinya dengan kesal lalu melemparkan tasnya ke kursi sebelahnya.
“Aiish, bagaimana dia lupa dengan ulang tahunku? Apa sepenting itukah Donghae hyung sehingga dia melupakan ulang tahunku.” Gerutu Kyuhyun sambil menyalakan mobilnya lalu menjalankannya.
tiba-tiba terdengar deringan ponsel dari sakunya. Kyuhyun meraihnya lalu membaca pesan tersebut.

From : Choding Yoona

Mianhee, tidak menemanimu lembur mala mini. Donghae oppa memintaku menemaninya untuk bertemu klien. Aku berjanji besok akan menemanimu lembur.

“Aiish.” Ujarnya lalu memutuskan untuk menelpon yeoja itu. Beberapa detik terdengar suara nada SNSD – Complete. “the number you are calling is busy. Please try again in a few minute.”
“Ya.” Teriaknya kesal. “Kau mau mati ditanganku Im Yoona.” Amuknya kesal. Nafasnya tersengal, ia begitu kesal dengan yeoja itu. Selama mereka bersahabat, baru kali ini Yoona melupakan ulang tahunnya. Ditengah nafas tersengal itu, setetes air turun dari matanya. Yah, Kyuhyun menangis.
“Kau membuatku gila, yoong.” Ucapnya ditengah isakkan.

Kyuhyun keluar dari mobilnya yang telah terparkir di garasinya. Berkali-kali ia mengatur nafasnya, agar hyungnya tidak mengetahui kalau dia baru saja menangis. Kyuhyun menekan bel rumahnya agar Donghae membukanya. Tapi berkali-kali pintu itu tidak terbuka.
Kyuhyun menghela nafas dan melihat sekelilingnya yang begitu gelap. “Ternyata dia juga belum pulang.”
Kyuhyun meraih kunci mobilnya yang kebetulan terdapat kunci rumahnya. Berlahan ia memutarkan kunci tersebut lalu pintu terbuka. Baru saja Kyuhyun masuk kedalam rumah.
“SUREPRIZE.” Teriak semua orang serentak dengan lampu menyala dan sukses membuat namja itu terkejut.
“HAPPY BIRTHDAY CHO KYUHYUN.” Pekik seorang yeoja yang tak lain adalah Yoona.
Mendengar suara itu Kyuhyun tersenyum. ‘Kau masih mengingatnya.’ Batin Kyuhyun yang terus menatap Yoona yang berada disebelah hyungnya.
“Saengil chukkae, Kyu.” Ucap Nyonya Cho yang langsung memeluk Kyuhyun.
“GOmawo eomma.” Ujarnya.
“Saengil Chukkae.” Ucap Tuan Cho yang langsung memeluk Kyuhyun setelah Nyonya Cho.
“Gomawo, appa.”
Donghae mendekati dongsaengnya itu lalu memeluknya. “Saengil Chukkae, Kyu.” Ucapnya sambil menepuk punggung hyungnya itu.
“Gomawo, hyung.” Ucapnya.
Donghae melepaskan pelukannya lalu berjalan mendekati Yoona dan mengambil alih kue yang dipegang yeoja itu.
Yoona merentangkan tangannya agar Kyuhyun memeluknya. Kyuhyun tersenyum senang lalu memeluk yeoja yang ia cintai itu. “Saengil Chukkae, Kyu.”
“Gomawo, yoong. Kau masih mengingat ulang tahunku.” Terang Kyuhyun memeluk Yoona erat.
Yoona tersenyum. “Aku tidak akan pernah melupakanmu, Kyu. Kau selalu ada dihatiku.”
“Gomawo. Aku menyayangimu.” Ucap Kyuhyun.
“Aku juga menyayangimu.”

^L”VE^

Saturday, 19th April 2014 03:25 PM

“Kyuhyun-ah jebbal.” Pinta Yoona pada Kyuhyun ketika ia datang kerumahnya.
“Aku sibuk, yoong.” Terang Yoona.
“Sibuk bermain PSP? Aku mohon ya.” Yoona mencubit pipi Kyuhyun hingga lebar.
“Sudah kubilang aku sibuk.” Teriak Kyuhyun tapi tidak menghentikan kegiatan Yoona.
“Kyuhyun-ah.” Yoona mengeluarkan aegyo andalannya. “PLEASE.”
“SHirreo.” Tolaknya dan masih sibuk bermain games.
Yoona memanyunkan bibirnya sambil melipat dadanya. Lalu ia melirik Kyuhyun dan tersenyum evil. Berlahan Yoona meraih PSP Kyuhyun. “Aku menyitanya.” Terang Yoona yang langsung berlari.
“YA. IM YOONA.” Teriak Kyuhyun keras lalu mengejar Yoona. “Kau tahu, aku sebentar lagi akan tamat.”
“I DON’T CARE.” Teriak Yoona yang terus menghindar dari kejaran Kyuhyun.
“IM YOONA. Kembalikan PSPku.”
“SHIRREO.” Ujar Yoona santai hingga pada akhirnya Yoona bersembunyi dibalik tubuh DOnghae yang baru saja. “Oppa, lihat Kyuhyun tidak mau menemaniku membeli peralatan kantor.” Rengek Yoona dari balik tubuh DOnghae.
Kyuhyun berhenti tepat didepan DOnghae. “Dia yang tidak sabaran, hyung.”
“Tidak oppa. Dia menolak untuk menemaniku.”
Kyuhyun mengumpat Yoona dengan gerak bibirnya sedangkan Donghae hanya menggeleng  melihat tingkah dongsaeng dan kekasihnya itu. “Sudahlah. Biar oppa saja yang menemanimu, yoong?”
“Jinjja?” terang Yoona semangat sedangkan Donghae mengangguk. “Ah. Gomawoyo oppa.” Ujar Yoona memeluk Donghae mesra dan Donghae membalasnya. Itu semua membuat Kyuhyun muak. ‘Kenapa mereka selalu bermesraan didepanku?’ batinnya kesal.
“Ini ku kembalikan.” Yoona menyodorkan PSP Kyuhyun dan namja itu menyambutnya sambil menatap PSPnya.
“Nanti malam kau akan tidur disinikan?” terang Donghae lembut.
Yoona mengangguk. “Nee. Kebetulan rumahku kosong. Appa dan Ong Oppa sedang pergi ke Jepang.”
Donghae mengacak rambut Yoona dan keduanya tersenyum bersama sedangkan Kyuhyun tampak menghembuskan nafasnya.

^1^

Yoona tampak sibuk memasak di dapur tanpa ia sadari Donghae berjalan mendekatinya lalu memeluknya dari belakang. Yoona tersentak tapi menikmati pelukan dari kekasihnya itu. “Kau bangun pagi sekali.”
Yoona mengangguk sambil sibuk mengoles toast breadnya dengan mentega. “Dimana bocah tengil itu?”
“Molla. Mungkin dia masih tertidur. Dia sedang memberikan waktu untuk kita berdua.”
Yoona hanya tersenyum. “Lalu kalau kita hanya berdua saja?”
“Boleh aku menciummu?” bisik Donghae pelan dan sukses membuat wajah Yoona memerah.
Donghae memutarkan tubuh Yoona untuk menghadapnya lalu berlahan namun pasti keduanya menautkan bibir mereka dengan mesra. Tepat saat itu Kyuhyun baru saja berjalan menuju kearah dapur. Kyuhyun tersenyum miris melihatnya. Ia tidak pergi ataupun mendekati mereka. Kyuhyun lebih memutuskan untuk berdiam diri ditempatnya, melihat adegan romantic yang memuakkan didepannya.
Hingga pada akhirnya pasangan itu melepaskan ciuman mereka lalu menunduk malu. Donghae baru saja ingin meninggalkan dapur tapi langkahnya terhenti ketika ia melihat dongsaengnya itu menatap kearahnya.
Kyuhyun tersenyum cagung. “Mianhee. Menganggu kalian.” Ucap Kyuhyun miris lalu meninggalkan keduanya yang saling bertatapan.

^L”VE^

Monday, 13th April 2015 08:35 PM

“Kyu, kau dimana?” ujar Yoona saat menelpon Kyuhyun.
“Aku masih dikantor. Waeyo?”
“Bisakah kau menjemputku? Aku takut.” Terang Yoona dengan tubuh gemetar.
“Kau dimana Yoong?”
“Aku ada di Incheon.” Ucap Yoona lemah.
“Mwo? Kenapa kau bisa kesana?”
“Aku salah naik bis.” Ujar Yoona polos.
Kyuhyun menghela nafas. “Arraseo.Arraseo. Aku akan menjemputmu, tunggu aku.”

09:35 PM

Selama satu jam Yoona duduk di halte bis. Sesekali ia memeriksa jam tangannya. “Kenapa dia lama sekali?” gumam Yoona tepat sebuah mobil sport berwarna Kuning berhenti didepannya. “Masuklah.” Suruh orang didalamnya.
Yoona bernafas lega lalu masuk kedalam mobil itu.
“Bisakah kau tidak merepotkanku sehari saja?” terang Kyuhyun ketika mereka diperjalanan.
“Mianhee.” Ucap Yoona lemah. “Aku tidak akan merepotkanmu lagi.”
“Selalu saja begitu.” Desis Kyuhyun dan membuat Yoona menatapnya.
“Kau tahu, aku merasa bersalah dengan hyungku.”
“Maksudmu?” Tanya Yoona polos.
“Bersalah. Karena kau selalu bersamaku, apapun yang kau inginkan  kau selalu meminta padaku. Kau sedang mempermainkan kami. Apa kau tidak melihat orang-orang menilai kita seperti apa? Kau tunangan hyungku dan aku adik kekasihmu. Apa kata orang kalau mereka berpikir negative dengan kita?” bentak Kyuhyun.
Yoona tersengal. Ia baru menyadari bagaimana perasaan sahabatnya yang selalu ia repotkan itu. “Kalau kau merasa begitu, kenapa kau menjemputku? Lebih baik kau tetap dikantor saja.” Ujar Yoona menunduk lemah.
“Kenapa baru bilang sekarang? Coba daritadi.”
Yoona kembali menatap Kyuhyun. ‘Kenapa kau berubah, Kyu.’ Batin Yoona lalu ia menghela nafas. “Turunkan aku disini.” Pinta Yoona dan sukses membuat Kyuhyun menoleh menatapnya. “Turunkan aku disini.” Ulang Yoona.
“Tidak akan.” Sahut Kyuhyun.
“Wae? Bukankah aku merepotkanmu? Turunkan aku disini Cho Kyuhyun.” Amuk Yoona.
Kyuhyun menghentikan mobilnya seketika dan Yoona melepaskan seatbelt lalu membuka pintu mobil untuk beranjak keluar tapi Kyuhyun menahannya. “Lepaskan aku.” Terang Yoona menghempaskan tangan Kyuhyun yang menahan. “Mungkin malam ini, aku terakhir merepotkanmu. Mianhee, aku membuatmu merasa bersalah, aku berjanji tidak akan mengulanginya. Gomawo.” Ujar Yoona lalu berjalan meninggalkan Kyuhyun yang terus menatapnya.
“ARRGH.” Teriak Kyuhyun kesal.

“Kalian ingin bicara apa?” Tanya Kyuhyun pada Donghae dan Yoona saat mereka duduk diruang keluarga.
“Kau tidak bisa menebaknya?” ujar Yoona pada Kyuhyun.
Kyuhyun mengernyitkan dahi lalu menggeleng. “Katakan.”
“Tada.” Yoona mengangkat jari tangan kirinya. “Hyungmu melamarku.” Terang Yoona senang.
Kyuhyun tersentak dan terus menatap tangan Yoona lalu disusul Donghae. “Ka-kalian sudah bertunangan.” Tanya Kyuhyun kaku.
Yoona dan Donghae mengangguk lalu saling menatap satu sama lain. “Ch-hhukae.” Ucap Kyuhyun seadanya.
“Aku akan menjadi noona iparmu, kyu.” Canda Yoona sedangkan Kyuhyun tertawa garing lalu mengangguk lemah. Ia terus menatap Yoona dan Donghae yang bermesraan.

Yoona merentangkan tangannya agar Kyuhyun memeluknya. Kyuhyun tersenyum senang lalu memeluk yeoja yang ia cintai itu. “Saengil Chukkae, Kyu.”
“Gomawo, yoong. Kau masih mengingat ulang tahunku.” Terang Kyuhyun memeluk Yoona erat.
Yoona tersenyum. “Aku tidak akan pernah melupakanmu, Kyu. Kau selalu ada dihatiku.”
“Gomawo. Aku menyayangimu.” Ucap Kyuhyun.
“Aku juga menyayangimu.”

Kyuhyun merasakan dadanya sesak. Sedari tadi ia terus memperhatikan punggung yeoja itu. “Yoona-ah, mianhee.” Gumam namja itu bersalah.

Friday, 15th May 2015 02:00 PM

Yoona keluar dari fitting baju dan sukses membuat semua orang yang melihat kearahnya terpesona termasuk Kyuhyun.
“Wah, yeppeoda.” Puji Nyonya Cho lalu mendekati Yoona. “Kau pengantin yang sempurni, sayang.”
Yoona tersenyum. “Gomawo, eomonim.”
“Aigoo, uri Yoona. Yeppeoda.” Puji Tuan Im. “Meskipun tetap cantik ibumu.”
Mendengar itu Yoona memanyunkan bibirnya. “APPA.” Rengeknya dan membuat semua orang terkekeh terkecuali Donghae dan Kyuhyun yang masih terpesona dengan kecantikan yeoja yang mereka cintai.
“Oppa, otte?” Yoona menyadarkan Donghae.
Donghae mengangguk. “Yeppeoda.” Pujinya sambil membenarkan rambut Yoona.
“Ya. Kalian jangan terlalu sering memujinya.” Terang Seulong pada yang lain. “Nanti dia terlalu percaya diri.”
Yoona melotot kearah kakaknya itu sedangkan Seulong menunjukkan tanda V dari jarinya. Yoona menatap Kyuhyun yang sedari tadi diam. Ya. Semenjak kejadian malam itu, Yoona ataupun Kyuhyun sudah jarang berkomunikasi. Keduanya bertatapan lalu Yoona memalingkan tatapannya menuju ayahnya. “Appa.” Panggilnya manja.
“Wae?”
“Aku lapar.” Ucapnya polos dan membuat semua orang terkekeh.
“Ya. Ingat umurmu Im Yoona. Sebentar lagi kau akan menikah.” Canda Seulong.
Yoona menjulurkan lidahnya. “Bodoh.”

^2^

07:00 PM

“Setelah menikah apa kalian ingin berbulan madu?” terang Tuan Cho pada Yoona dan Donghae.
Keduanya saling bertatapan. “Mungkin akan ditunda dulu.” Terang Donghae.
“Waeyo? Apa kalian tidak ingin memberikan kami bertiga cucu?” Tanya Nyonya Cho
“Masih ada banyak pekerjaan yang harus Donghae oppa kerjakan, eomonim.” Jawab Yoona lembut.
“Aiish, kalian ini memang sok sibuk.” Gerutu Nyonya Cho.
“Kyuhyun-ah, kalau mereka sudah menikah. Kau ingin berapa keponakan?” Tanya Seulong tiba-tiba.
Kyuhyun terdiam lalu menatap Yoona yang juga menatapnya.

“Tidak akan.” Jawab Kyuhyun cepat dan membuat Yoona memukulnya. “arrayo.arrayo.” terang Kyuhyun untuk menghentikan pukulan Yoona.
Keduanya kembali menerawang. “Kalau menikah nanti, aku ingin punya dua anak. Namja dan yeoja.”
Kyuhyun menjitak kepala Yoona tiba-tiba. “Ya. Appoyo.” Pekik Yoona sambil menggosok kepalanya.
“Salah sendiri sudah berpikir terlalu jauh. Kita ini masih muda.”
“Akukan Cuma mengkhayal.” Jawab Yoona dan membuat Kyuhyun menggeleng.
“Aku sama denganmu. Namja dan yeoja.” Jawab Kyuhyun cepat lalu kembali menerawang. “Aku yakin kalau dia namja, dia akan tampan sepertiku.”
Sekarang giliran Yoona yang menjitak kepala Kyuhyun. “Khayalanmu terlalu tinggi, Cho Kyuhyun.”
“Aiish, dasar yeoja jadi-jadian.” Ujar Kyuhyun kesal.

Kyuhyun meneguk airnya. “Aku ingin dua saja. Namja dan yeoja.” Jawab Kyuhyun lalu kembali menyantap makanannya.
“Aiish, kau tidak seru sekali. Seharusnya, kau menyuruh yeoja jadi-jadian ini melahirkan sebelas anak. Agar kita bisa membentuk kesebelasan bola kaki.”
‘pletak.’ Sebuah sendok mendarat dikepala Seulong. Seulong mengeluarkan cengirannya kearah Yoona. “PEACE.”
Semua orang hanya menggeleng melihat sikap kakak-adik yang tidak pernah akur itu terkecuali Kyuhyun.

^L”VE^

a few hours before that night.

Kyuhyun masuk kedalam ruangan dimana Yoona ada didalamnya. Ia menatap seorang yeoja yang berdiri didepan kaca. ‘Kau terlihat sempurna.’ Batin Kyuhyun.
Yoona menoleh kearah Kyuhyun. “Kau disini?” tanyanya senyaman mungkin.
Kyuhyun mengangguk. “Kau cantik.” Ujar Kyuhyun cagung.
Yoona tersenyum. Senyuman yang sudah jarang dilihat oleh namja itu. “Gomawo.”
Tiba-tiba namja itu merentangkan tangannya. “Aku merindukanmu.” Ucapnya lirih.
Yoona yang mendengar itu merasa terharu lalu memeluk namja itu. “Nado.” Ucap Yoona tak kalah lirih.
“Mulai besok, kau bukan milikku lagi.” Ujar Kyuhyun. “Kau milik Hyungku.”
Mata Yoona berkaca-kaca, ia terharu. Entah kenapa, ia merasakan hatinya sakit ketika Kyuhyun mengatakan itu. “Jaga hyungku, eoh.”
Yoona mengangguk. “Kau tidak akan melupakankukan?” Tanya Yoona.
Kyuhyun mengangguk. “AKu selalu mengingatmu. Bukankah kita sahabat.” Kyuhyun berusaha mengajak yeoja itu bercanda tapi terlambat setetes air keluar dari mata masing-masing. Kyuhyun melepaskan pelukannya lalu menangkup wajah Yoona. “Uljimma. Don’t cry.” Ujarnya sambil menghapus air mata Yoona.
Yoona tersenyum lalu mengangguk. “Aku mencintaimu, Im Yoona.” Ucap Kyuhyun lalu kembali memeluk Yoona. Yeoja itu terkejut atas ucapan Kyuhyun namun ia tidak terlalu ambil pusing. Hari ini pernikahannya. “Nado, Cho Kyuhyun.”

Kyuhyun berdiri menatap Donghae dan Yoona yang berjalan bergandengan menuju altar. Keduanya membungkuk hormat lalu membuka kertas mereka dengan tangan kanan mereka diangkat.

“Naega Lee Donghae, ingin menjadikan Im Yoona sebagai istri saya dan ibu dari anak-anak saya kelak. Saya berjanji, akan menjaganya dan mencintainya selamanya. Dalam keadaan kaya ataupun miskin, dalam keadaaan sakit ataupun sehat. Saya akan selalu berada disamping, mulai saat ini sampai kematian memisahkan kami.” Ujar Donghae lantang.

“ Naega Im Yoona. Menerima Lee Donghae sebagai suami saya dan ayah dari anak-anak saya nanti. Saya berjanji, menemaninya, merawatnya dan mencintainya selamanya. Dalam keadaan kaya ataupun miskin, dalam keadaan sakit atau sehat, saya akan berusaha selalu berada disampingnya, mulai saat ini sampai kematian memisahkan kami nanti.” Ucap Yoona.

Semua orang bertepuk tangan sedangkan Kyuhyun ia hanya tersenyum miris. Berlahan namun pasti, Donghae mendekati Yoona lalu menciumnya lembut. Tidak ingin melihat pemandangan menyakitkan itu, Kyuhyun meninggalkan tempat tersebut.

^3^

“Kau disini?” terang Donghae yang mendapati dongsaengnya itu sedang melamun.
Kyuhyun menoleh lalu tersenyum melihat kakaknya. “Hyung bahagia?”
Donghae mengangguk. “Gomawo atas dukunganmu selama ini.”
Kyuhyun mengangguk. “Bukankah aku harus melakukan itu demi hyungku.” ‘Meski aku harus merelakan cintaku.’ Batin Kyuhyun.
“Kka, photo bersama kami.”
“Shirreo, hyung.” Tolak Kyuhyun.
Donghae tetap menarik Kyuhyun. “Ayolah, kapan lagi kau melihat hyungmu bahagia seperti sekarang.”
“Baiklah.” Jawab Kyuhyun akhirnya.

“Chagi-ah.” Panggil Donghae pada Yoona.
Yoona menoleh.
“Aku ingin berpoto bersama dengan Kyuhyun. Kau mau?” Tanya Donghae.
Yoona mengangguk. “Tentu saja.” Jawab Yoona senang.
Yoona berdiri diantara Donghae. Sesekali ia membenarkan rambut suaminya itu. Kyuhyun yang melihat itu hanya tersenyum miris.
“Siap?” Tanya photographer itu.
Semuanya mengangguk. Yoona mengaitkan tangan kanannya dengan Kyuhyun dan tangan kirinya pada Donghae. “KIMCHI.”
Pengantin itu tersenyum bahagia sedangkan Kyuhyun hanya tersenyum hambar. ‘klek.’

^L’VE”

At night.

Kyuhyun melirik sebelah dengan senyuman miris. ‘Sekarang tidak ada celotehanmu lagi di mobilku.’ Batin Kyuhyun lalu mendesah.

“Ini mobilmu, kyu.” Terang Yoona mengelus mobil sport berwarna kuning itu.
Kyuhyun yang berada didalam mobil hanya mengangguk. “Masuklah. Aku ingin mengajakmu jalan-jalan.” Ujar Kyuhyun lalu membuka atap mobil tersebut.
Dengan cepat Yoona masuk  kedalam mobil. “Let’s go.” Teriaknya senang.
“PAntai.” Ucap Yoona ketika mengetahui tempat tujuan mereka.
Kyuhyun mengangguk. “Kau menyukainya?”
“Tentu.” Ucapnya lalu keluar dan berlari menuju pantai. Kyuhyun hanya menggeleng dengan sikap sahabatnya yang terlalu kekanak-kanakkan lalu ia menyusul yeoja itu.

Kyuhyun hanya tersenyum mengingat kejadian itu. Ia meraba saku dalam tuxedonya,  Tiba-tiba senyuman itu menghilang dan digantikan rasa sesak yang mendalam didadanya tepat ketika melihat kertas tersebut. Photo mereka saat pernikahan tadi.

Yoona menunduk malu. “Aku.. dan Hyungmu.. kami berpacaran.” Jawab Yoona malu dan sukses membuat Kyuhyun tersentak lalu menatap yeoja itu.
Yoona mendongak dan ikut menatap Kyuhyun. “Apa kau menyetujuinya?” Tanya Yoona hati-hati.
Kyuhyun hanya tersenyum hambar. “Jika itu pilihan kalian dan membuat kalian berdua bahagia. Aku menyetujuinya.” Terang Kyuhyun dingin.
Mendengar itu Yoona tersenyum lalu memeluk Kyuhyun erat. “Gomawo, Kyuhyun-ah.” Ucapnya tulus dan itu membuat dada Kyuhyun begitu sesak.

Tes.Tes. Airmata keluar begitu saja dari mata Kyuhyun. “Apa kau tidak merasakan perhatianku selama ini? APa kau tidak tahu perasaanku yang menganggapmu lebih dari sekedar sahabat?” amuk Kyuhyun memekul stir mobilnya. “Kau tahu, aku sakit melihatmu tersenyum untuk Donghae hyung. Aku hanya ingin kau tersenyum untukku, tertawa untukku dan sedih karenaku. Hanya aku, Im Yoona.” Kyuhyun meluapkan kekesalannya hingga nafasnya benar-benar tesengal. “Aku mencintaimu, Im Yoona.” Ucap Kyuhyun akhirnya.
“Kyuhyun-ah.” Panggil seseorang yang berada disebelah Kyuhyun.
Sontak Kyuhyun menoleh. “yoona-ah, kkkau.”
“Saranghaeyo.” Ucap Yoona pelan dengan senyuman indah di bibirnya.
Kyuhyun tersenyum mendengar itu. Ia berusaha meraih wajah itu tapi tiba-tiba Yoona menghilang maksudku bayangan Yoona menghilang.
“ARRGH.” Teriak Kyuhyun tiba-tiba lalu merobek photo itu dan menyisakan Photo Yoona yang sedang menggandenganya di hari pernikahan itu.

Irojima jebal, ttonajima jebal

Dorawa – Dorawa

Nameun hyanggiman ango isseolge dorawa ni jariro

Tubuh Kyuhyun berguncang. “Nado sarangheyo.” Ucapnya pelan.

Please don’t – Please don’t leave me

Come back – Come back

I will hold onto the remaining scent,

So come back to your place in My heart. 

35 thoughts on “L”VE [OS]

  1. Knapha yoong eonnie tdak dngan kyuppa jha siech,,,??? Cbar ea kyuppa,,, Crie sjha eank lain msal.na qw,,,#pllaaakk!! Abaikan,,

  2. Inimah bukan FF KyuNa………..
    Salah ngepost yaaaaaaaahhhhh????? Atau ngelinduuurrrr??????
    Kalo mau ngepost ne FF di page sebelaaahh NOH!!!! Heran deh!
    #kecewa berat, sumpah nyesel banget bacanya, bikin hati sesek!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s