(Oneshoot) Yesterday

Title : (Oneshoot) Yesterday

Author : kenkenterritory / kenken.

Cast : Cho Kyuhyun – Im Yoona and Other.

Genre : Sad Romance.

Rated : PG 13 (General)

Recommended to Join Us!

Go Follow @KyuNaAREA on Twitter, Fanbase of Musketeers Indonesia. Have allaboutkyuna and always update about KyuNa everyday!

Go Like KyuNa shipper [KyuHyun Love YoonA] on Facebook, Fanpage Musketeers Indonesia and always update everyday!

Fanfiction ini milik Author Ken dan WordPress allaboutkyuna.

Pemakaman, 09:00 AM KST.

Kyuhyun – Seohyun – Taeyeon.

KYUHYUN`S POV

“Oppa, kau harus tenang dan lupakan Yoona Onnie.” ucap gadis itu dengan suara lirihnya.

Kulirik sekilas gadis itu dengan sorot mata setanku, dia bilang aku harus tenang sementara Na~ya sudah pergi untuk.. Selamanya?

Gadis tidak ber-perasaan, umpatku dalam hati. Ia yang menyuruhku untuk melupakan Onnie-nya sendiri!

“Seohyun-ssi dengar, jangan mencoba berbicara denganku sampai aku sendiri yang menegurmu dan kupastikan itu tidak akan terjadi.” ucapku dingin.

“Taeyeon-ssi bawa maknae-mu ini pulang. Aku ingin sendiri,”

Taeyeon terlihat mengerti dan mulai menarik maknae itu masuk kedalam mobil lalu pergi, entah kemana dan aku tidak ingin mengetahuinya.

Aku ingin disini lebih lama lagi disini untuk tenggelam mengenang memori indah yang takkan pernah terulang.

Dengan langkah terseok-seok aku berjalan mendekati sebuah makam. Sebuah makam dengan tanah yang masih baru dibanding tanah dari makam yang ada di sekelilingnya. Dengan batu nisan yang baru saja terpancang di atas tanah. Dengan kelopak-kelopak bunga lili putih yang bertaburan menghiasi tanah makam itu. Dia menyukai bunga lili dan bau tubuhnya seharum bunga lili.

Aku terduduk lemas mencoba mengingat wajah malaikatnya. Bahkan jika Aphrodite melihat kecantikan Na~ya, Aphrodite akan menangis. Ketakutan terbesarku adalah melupakan wajahnya, seluruh tekstur wajahnya tidak boleh terlupakan. Itu hal mutlak, seperti hal-nya aku tidak boleh melupakan wajah Eomma dan Nuna-ku.

Bulir demi bulir air mata mengalir dari pelupuk mata lalu berlanjut ke pipi dan pada akhirnya jatuh ke atas tanah. Tepat di atas tanah tempat persemayaman terakhir seorang wanita yang sudah terkubur di bawah sana dengan sebuah peti mati yang menaungi tubuh kakunya. Tubuhnya yang putih alami sudah berubah menjadi putih pucat saat terakhir aku melihatnya bahkan bibir merah muda-nya berubah menjadi putih pucat, pertanda bahwa dia sudah pergi jauh.

Kupukul kuat dadaku yang kian lama semakin sesak. Rasanya seperti ditusuk bermacam-macam jarum tepat di jantung. Sakit karena kehilangan wanita yang amat paling ku jaga selain Eomma dan Nuna-ku. Walaupun aku sering berteriak dan mengeluarkan makian-ku, itu semua bentuk rasa sayang-ku. Dan hal itu juga kulakukan mengingat Na~ya adalah gadis yang membenci segala hal yang berbau ‘romantisme’.

Im Yoona.

Kubaca lirih nama yang tertera di batu nisan itu dalam hati. Sungguh, mengucapkan nama itu seolah menyiramkan merkuri ke dalam hatiku. Membuat hancur dan rapuh.

Kenapa kau harus pergi sebelum kurubah namamu menjadi Cho Yoona?

“Na~ya..” Tangan kananku dengan geram menggenggam tanah di sekitar makamnya. “Apa sesulit ini hidup bersamaku?”

Na~ya pergi dengan 14 luka jahitan di kepalanya, terbentur. Dan ini salahku! Salahku mengajaknya jalan-jalan di pusat kota dan dilihat oleh beberapa SparKyu yang fanatic. Mereka tidak mengizinkanku dengan Na~ya, tapi mereka mengizinkanku dengan Seohyun. Apa-apaan itu?!

Aku sangat menyayangi SparKyu dan selalu berharap mereka mengerti, aku juga manusia biasa yang memiliki kehidupan normal. Aku harap mereka bisa mengerti, bahwa aku hanya mencintai Im Yoona. Tidak Seo Joo Hyun, Choi Sooyoung, ataupun Victoria Song.

Aku ingat saat Na~ya berdesak-desakkan karna SparKyu mengerumbungi kami, Na~ya kehilangan fokus dan aku lengah.
Na~ya berusaha menahan dorongan-dorongan SparKyu dengan cara  melangkah ke arah lain, tapi sudah pasti bahwa kekuatan dua orang tidak akan bisa mengalahkan kekuatan dari 15 orang yang memang berniat mencelakainya.

Aku terjatuh dan Na~ya? Tidak bisa kubayangkan, tubuhnya jatuh tepat membentur bebatuan. Aku ingat bagaimana ekspresi kaget, takut, senang mereka saat melihat Na~ya di kondisi terburuk saat itu. Sedangkan Na~ya sendiri masih dapat tersenyum melihat SparKyu dan itu.. Senyum terakhir yang dapat kulihat, senyuman yang sangat tulus.. Tidak dapat tergantikan oleh siapapun.

Aku menangis. Lagi. Lagi dan lagi. Entah kenapa aku ingin sekali menangis. Meluapkan kekesalanku yang tak bisa menjaganya untukku, untuk keluarganya, untuk keluargaku, untuk Yoonaddict, untuk sahabat dan orang terdekatnya.

Aku kecewa.. Pada diriku sendiri..

Apakah bersamaku adalah hal yang tersulit?

Apakah bersamaku adalah hal yang menyakitkan?

Apakah bersamaku adalah hal yang terkutuk?

Kulemparkan sembarang tanah yang kugenggam tadi. Kutatap nanar batu nisannya. Lambat laun pandangan mataku buram. Bukan hanya karena air mata, melainkan campuran air mata-ku dan rintik hujan yang perlahan berubah menjadi hujan deras.

Apakah langit juga bersedih karna gadis itu kembali ke alam abadi?

Aku tidak peduli dia akan mengejekku, memakiku, bersikap tidak layaknya seorang kekasih. Aku mencintainya dan aku menginginkannya kembali. Dia.. Eksistensiku utama-ku untuk tetap hidup selain keluarga-ku tentunya.

Kenapa kemarin aku tidak bisa menjaga nya dengan baik?!

Kenapa kemarin aku tidak bisa menariknya menjauh secepat mungkin?!

Kenapa kemarin aku hanya dapat tersenyum miris saat melihatnya terjatuh?!

Kenapa kemarin aku mengajaknya pergi tanpa mengenakan penyamaran?!

Kurasakan sakit lagi di dada-ku, apa penyakit Pneumothorax ini semakin parah menggerogoti tubuhku?

Jika aku terlalu lama menangis, menyanyi, atau terlalu lama di tempat sempit, nyeri di dadaku mulai menyengat. Menyengat paru-paruku yang semakin rentan.

Sial. Dadaku sakit. Nafasku sesak. Sekuat apapun kupukul dadaku tetap saja tubuh sialan ini masih terasa sakit.Tetap tak bisa mengurangi sakit ini. Bisa kurasakan ngilu pada paru-paruku yang semakin menjadi-jadi. Tubuhku juga, sedari tadi meronta-ronta kesakitan. Yang hanya bisa kutahan sekuat tenaga, bermaksud agar rasa sakit yang teramat sangat itu tak menyeruak ke permukaan.

Mataku terpejam. Nafasku semakin memburu. Tubuh lemahku yang sudah basah total sepertinya tak mampu lagi menahan berat air hujan yang menerpa sekujur tubuhku. Rintik-rintik hujan itu seolah peluru-peluru yang secara berentetan menohok jantungku. Menghujam tubuhku yang sama sekali tak memakai rompi.

Aku terjatuh di atas tanah. Terbaring tepat di depan makam ini.

Apakah aku menyusulmu Na~ya?

Benarkah hal itu?

END

모든 안녕하세요! How are you?
Seems to have very long I do not post fanfiction! It has been several times I wanted to post, but many obstacles. I hope you are not disappointed with my fanfiction this time, because I made this fanfiction with my friends.

Warmest regards,

@GameKenny

34 thoughts on “(Oneshoot) Yesterday

  1. Hemm setelah ku baca setiap kata-katanya tuh ngena banget thor, kerenn.. Di bikin sequel lebih bagus thor! #fighting ^^

  2. Agak aneh YoonA dipanggil Na~ya… Udah kebiasaan kalo panggilan itu dipakek Kyu buat manggil Hye-Na sih, maap ya…situ suka baca di KyuNa territory juga?

  3. T^T …
    Kyaaa …
    Sedih banget …
    Dadaku sesak bacanya …
    Semoga ajj SparKyu nggak sejahat dicerita ini ya …
    Buat author, ku reader baru nih …🙂
    Salam kenal ya …
    Author, jangan bosen buat ff KyuNa, ne …

  4. Sedih banget,, ternyata yang ngelakuin itu semua sparkyu! Semoga itu benar-benar nggak terjadi..
    Kata-kata nya bagus thor, aku bisa ngebayangin keterpurukan kyu di makam yoona..
    Keep writing.. Hwaiting

  5. bgs bgt dah crta nya tp sad ending… gx pa2 la asal kyuna sih bgs2 aja love kyuna…. thor tlg ksh tw soundtrack kyuhyun yg prtama di playlist itu apa sih jdul nya?? plis ksh tw

  6. Sad Ending…..
    Jahat banget SparKyu itu ama Yoong Unnie#padahal ak termasuk SparKyu
    kyuppa juga meninggal….!jadi sedih….
    Ok
    ditunggu ff KyuNa lainnya & Sense Of Loss….!
    ^_^

  7. Sad Ending…..
    Jahat banget SparKyu itu ama Yoong Unnie#padahal ak termasuk SparKyu
    kyuppa juga meninggal….!jadi sedih….
    Ok
    ditunggu ff KyuNa lainnya & Sense Of Loss….!
    ^_^

  8. Kependekan thor….
    Yoona eonni meninggal…
    Sparkyu jahat banget….
    But, I love it….
    Jgn bosen2 ya bikin FF kyuna…
    Sense of loss ditunggu…
    mianhe….
    Hehehehehehe….:D

  9. ceritanya sedih banget saengiee ..
    yoona meninggal lagi , nggak tega ko ngebayangin jd kyuhyun ..
    tp kereen kereen , ditunggu ff lainnya🙂

    • Menurutku, yang penting dari sebuah cerita adalah inti dan maksud dari cerita tersebut.
      Tidak peduli panjang atau pendek, yang terpenting adalah menyampaikan emosi dari cerita tersebut. -Tania Kennyda / Author Ken-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s