My Evil Son (Sekuel ‘Going To Be Daddy)

 

Author             :           SungYoonie19

Cast                 :

  • Cho Kyuhyun (Super Junior)
  • Im Yoona (Girls Generation)
  • Cho Gyu Woon (KyuNa’s Son)
  • Etc

Genre               :           Romance, Family, Humor

Rating             :           T

Note                :           Annyeong Musketeers! Fufufu~ akhirnya sekuel ini jadi juga. Haha gak nyangka ternyata respon yang minta sekuelnya banyak juga, dan inilah hasilnyaaa~ Oke, mungkin di sini bakal ceritain moment-moment Kyu dengan anaknya kekeke. Mianhae kalau ada kekurangan, Typo(s) bertebaran di setiap sudut-sudut fanfic ini –maklum nilai bahasa Indonesia saya tidak besar- >.<

Don’t like? Don’t read! And don’t bash! Buat para siders lebih baik kalian segera menjauh dari kawasan ini!

 

*** My Evil Son ***

 

2 tahun kemudian…

“Oppa, bisa kau membantuku mengajak Gyuwoon bermain? Sepertinya Woonie bosan di dalam kamar terus.” Seru Yoona dari dapur pada Kyuhyun yang tengah sibuk dengan Koran dan secangkir cofeenya.

Kyuhyun dengan cepat mengangguk menyanggupi permintaan istrinya, kemudian berjalan menuju sebuah kamar putranya di lantai dua –Gyuwoon yang kini genap berusia 2 tahun.

Kyuhyun menghela napas. Selalu saja seperti ini setiap hari libur. Sudah menjadi kebiasaan Kyuhyun setiap hari libur untuk merawat Gyuwoon seharian, sementara Yoona sibuk dengan tempat favoritenya –dapur. Hari libur yang sebenarnya ingin digunakan Kyuhyun untuk bersantai-santai dari segala urusan kantor malah harus jadi berurusan dengan si little evil satu itu.

Eh? Little Evil?

Yap, si little evil yang dimaksudkan tadi itu Cho Gyuwoon. Tampaknya memang anak itu menuruni warisan sifat ‘evil’ Appanya.

Gyuwoon sekarang genap berusia dua tahun, berwajah tampan dan lucu seperti Appa-nya. Dan… ah! Mempunyai mata yang indah seperti Eomma-nya. Termasuk namja kecil yang terlalu aktif untuk ukuran anak seusianya.

Kyuhyun dengan agak malas -_- memasuki kamar Gyuwoon, mengahampiri malaikat kecilnya –ehm atau lebih tepat menurut Kyuhyun sendiri adalah Little Evil-nya-  yang masih asik duduk di dalam boks bayi-nya sambil menghisap jempol.

Kyuhyun menjulurkan tangan kanannya ke dalam boks bayinya Gyuwoon. “Annyeong, Woonie.” Sapa Kyuhyun yang di balas tawa khas anak kecil dari si lucu Gyuwoon.

Kedua tangan Kyuhyun  terjulur ke dalam boks bayi untuk menggendong Gyuwoon keluar, tapi sebelum itu dengan cepat Gyuwoon menangkap satu jari Appa-nya, kemudian memainkannya asal.

Kyuhyun tersenyum melihat tingkah putranya, tapi tunggu… tiba-tiba menjerit keras saat Gyuwoon tak sengaja menekuk jarinya ke belakang terlalu keras. Yoona yang kaget langsung menghampiri Kyuhyun yang tengah meringis kesakitan, dan Gyuwoon tertawa riang menertawakan Appa-nya tersebut.

“Oppa, gwaenchana? Ada apa ini?” tanya Yoona dengan sendok sayur yang masih dipegang manis ditangannya. Yoona tadi pasti terburu-buru dan kaget saat mendengar seruan Kyuhyun. Sampai-sampai, meletakkan sendok sayur saja tidak sempat saking kagetnya -_-

“A-aniya, Chagi..” Kyuhyun meringis lagi. “Aku tidak apa-ap – AAAAA!” jeritnya lagi ketika Gyuwoon kali ini memencet kuku telunjuk Kyuhyun dengan –ehm keras. Gyuwoon? Namja kecil nan lucu itu kembali tertawa keras dengan suaranya yang masih terpatah-patah.

Yoona sweatdropped melihat tingkah suami dan anaknya. “Oppa lebai!” kata Yoona sebelum berlalu begitu saja kembali ke dapur –melanjutkan kegiatannya-

Kyuhyun masih mendengar suara Gyuwoon yang menertawainya.

“Ppa… ebai!”

 

*** My Evil Son ***

 

“Kalian bisa kan kutinggal berdua seharian ini?” tanya Yoona pada Kyuhyun yang masih memangku Gyuwoon di ruang tamu. Yeoja cantik itu tampak mempersiapkan penampilannya, menyisir rambut panjangnya dengan tangannya yang sedikit berantakan akibat terkena hembusan angin AC.

Kyuhyun memandang istrinya dengan tatapan nelangsa. “Kenapa kau harus pergi hari iniiii, Chagi?” ratapnya. “Tidak bisakah kau dan Sunny menunda acara jalan-jalan kalian? Bukankah Sungmin Hyung juga masih sangat lengket dengan Sunny?” protes Kyuhyun yang dib alas decakan dari Yoona.

“Aku hanya sebentar, Oppa.. Sungmin Oppa saja akhirnya bisa hanya berdua dengan Mi Sun –putri SunSun-, kok. Masa kau tidak bisa eoh?” Yoona menghampiri Kyuhyun kemudian mengecup bibir tebal suaminya itu, kemudian berahli ke pipi gembul milik Gyuwoon.

Yeoja itu kemudian meraih tas tangannya yang terletak di sofa, lalu segera memakai high heels-nya dan berjalan ke arah pintu depan, meninggalkan Kyuhyun yang masih menggendong Gyuwoon.

Langkah Yoona terhenti tepat di pintu. “Jangan khawatir, aku tidak akan lama kok.” Yoona tersenyum manis, kemudian melambaikan tangannya pada si kecil Gyuwoon yang masih sibuk dengan PSP-nya. Kyuhyun membetulkan letak gendongan Gyuwoon digendongannya, lalu kembali manyun sambil menatap sang istri berharap dengan itu Yoona akan kembali dan tidak meninggalkannya berdua dengan jagoan little evil-nya.

Tapi Yoona hanya melemparkan kiss bye untuk Kyuhyun dan Gyuwoon, lalu segera menutup pintu depan dan taklama samar-samar Kyuhyun mendengar suara mobil Sunny di depan rumahnya. Kyuhyun mendudukan Gyuwoon disampingnya, menghadap ke arah si little evil itu.

“Ya! Woonie…” panggil Kyuhyun berusaha menatap mata Gyuwoon yang terus terpaku pada PSP hitamnya. “Woonie tahu? Eomma meninggalkan kita berdua sendirian di sini…” keluh Kyuhyun. “Eomma jahat, ne?”

“A…ni…” jawab Gyuwoon ringan masih dengan mengutak-atik PSP-nya, membuat Kyuhyun merasa dicuekin dengan anaknya itu. Dengan cepat, Kyuhyun menyambar PSP dari tangan mungil Gyuwoon, membuat si Little evil itu menatapnya bingung..

“Ppaaaa..” protes Gyuwoon dengan tampang imutnya. Tapi sang Appa malah mengangkat tinggi-tinggi, berusaha menjauhkan benda itu dari tangan mungil anaknya.

“Aniya, Gyuwoonie-ah! Hari ini, kita akan pergi jalan-jalan!” titah Kyuhyun tegas. “No PSP, no toys and no TV for today, arraseo?” lanjut Kyuhyun lagi, tapi si kecil Gyuwoon langsung kembali ceria begitu mendengar kata ‘Jalan-jalan’

“Eung!” Gyuwoon bertepuk tangan riang. “Al… laceo!”

 

*** My Evil Son ***

 

“Hihi… bi.. lu…” ucap Gyuwoon semangat sambil menunjuk-nunjuk balon yang dilihatnya di pinggir jalan. sementara Kyuhyun hanya menengok ke arah putranya yang berada di kursi belakang dari kursi pengemudi.

Mereka berdua sekarang sedang berada di dalam mobil, pergi jalan-jalan seperti kata Kyuhyun tadi. Kyuhyun memutuskan untuk membawa Gyuwoon ke Lotte World, sekalian bersenang-senang dan refresing. Mungkin saja ia bisa melepaskan rasa penat yang dirasanya belakangan ini.

Gyuwoon bergumam senang ketika mobil audy hitam itu mulai memasuki gerbang Lotte World yang berwarna-warni. “Ppaaa… Ppaaaaa..” Gyuwoon terus menerus memanggil Appa-nya, berusaha menunjukan Appa-nya warna-warni yang Gyuwoon lihat.

Tangan mungil Gyuwoon menempel di jendela kaca mobil, menunujk-nunjuk balon-balon yang beraneka warna terlihat olehnya. Sedangkan Kyuhyun hanya tertawa kecil melihat anaknya yang riang tersebut.

“Ne, ne.. Woonie. Kita keluar sebentar lagi.” Kyuhyun memakirkan mobilnya, kemudian langsung membawa Gyuwoon keluar dari mobil. Sebelah lengannya yang kokoh langsung menggendong Gyuwoon keluar dari dalam mobil dengan sedikit kesulitan, karena Gyuwoon terus bergerak-gerak dalam gendongannya.

“Ppaaa… Ppaaaaa~ Lu.. cuuuu…” Gyuwoon tertawa geli sambil menarik-narik daun telinga Kyuhyun. Kedua matanya berbinar lucu melihat ke sana kemari dengan riang.

Sementara Kyhyun? Terlihat kesulitan. Tangan kanannya menggendong Gyuwoon, sedangkan tangan kirinya membawa tas bayi yang berisi banyak kebutuhan Gyuwoon.

Merasa kelelahan, Kyuhyun mendudukan diri di salah satu bangku taman bermain itu sejenak. Ia menarik napas panjang, berusaha memenuhi paru-parunya dengan oksigen lalu dihembuskannya lagi. Tapi, Gyuwoon malah mengangkat tangan mungilnya dan menjepit hidung Appa-nya dengan keras, dan itu membuat Kyuhyun megap-megap tidak bisa bernapas -_-

“W-woonieeee…” Kyuhyun berusaha melepaskan tangan mungil Gyuwoon dari hidungnya, tapi cukup sulit.

Mengingat Gyuwoon kini tengah berusaha berdiri dipahanya, dengan satu tangan yang menjepit hidungnya dan tangan yang lainnya menjepit daun telinganya. Mau tidak mau Kyuhyun harus menjaga keseimbangan Gyuwoon dengan kedua tangannya, agar si Little Evil itu tidak terjatuh. Ya, Kyuhyun belum mau di banting Yoona gara-gara menjatuhkan anaknya yang tampan nan lucu tapi evil ini.

“Hihihi… Ppaaaa~” Gyuwoon tertawa riang (?) dan tangannya itu malah menjepit hidung Appa-nya makin keras. Kaki-kaki mungilnya berpindah-pindah di atas paha Kyuhyun, berusaha menyeimbangkan tubuhnya sendiri.

Sementara Appa-nya yang menjadi korbannya itu makin megap-megap dan membuka mulutnya makin lebar untuk bernapas, mengambil pasokan oksigen banyak-banyak. Mumpung mengambil oksigen belum dikenakan biaya. Eh?

SRETT~

“Wooo” Gyuwoon bergumam kecil ketika ia sedikit kehilangan keseimbangan. Tapi untungnya, sang Appa dengan cepat menangkap tubuh mungilnya.

Jantung Kyuhyun berdegup kencang karena tegang. Sempat dikiranya Gyuwoon akan terjatuh, huft~ untung saja ia refleks dengan cepat. Dan selain itu, Gyuwoon juga refleks melepaskan jepitan jari-jarinya pada hidung dan telinga Appa-nya, dan memutuskan untuk berpegangan pada pakaian yang dikenakan Kyuhyun.

“Hhh, hampir saja, Woonie..” Kyuhyun memandang horror ke anaknya yang dibalas dengan memandang polos padanya. Perlahan, dibantunya Gyuwoon berdiri di atas pahanya lagi. “Kau tahu, Woonie. Kau bisa saja terjatuh… aish, kau itu –“

NGEKKK~

“AAARRRRRGHH~!!” ucapan Kyuhyun langsung terpotong oleh suara jeritannya sendiri. Kalian tahu kenapa Kyuhyun menjerit? Huahaha ternyata Gyuwoon tidak sengaja menginjak bagian tengah selangkangannya 0,0 Kaki Gyuwoon yang mungil tapi kuat itu dengan sadis menindih bagian tengah selangkangan Kyuhyun dengan sepatu biru Gyuwoon. Dan itu sukses membuat Kyuhyun menjerit pilu. Membuat beberapa pasang mata menolehkan pandangannya ke arah ayah dan anak itu.

“Hihihihi… hahaha~” Gyuwoon malah tertawa, sementara Kyuhyun meringis-ringis menahan rasa nyeri –amat- diselangkangannya. Kyuhyun berani taruhan, rasa sakit ini jauh lebih sakit dibandingkan ‘Little Kyu’ yang didiamkan oleh Yoona semalaman.

“W-woonie…” Kyuhyun langsung memindahkan Gyuwoon agar duduk disampingnya. Sementara Kyuhyun langsung mengapitkan kedua kakinya dan sesekali meniup ke arah ‘little Kyu’-nya itu. Berusaha meredakan rasa nyeri yang seolah menjalar sampai keotaknya -_-

Tunggu! Tanpa disadari Kyuhyun, Gyuwoon perlahan-lahan mulai turun dari bangku taman yang mereka tempati. Gyuwoon membalikkan badannya, dan kemudian memposisikan kedua kakinya yang masih belum sampai ke tanah dengan hati-hati. Dan… yap! Langsung menjatuhkan diri.

“Aww~”

Poff~

Gyuwoon jatuh terduduk di atas lantai Lotte World, dengan alas popoknya yang tebal. Jadi si little evil itu jelas tidak merasa kesakitan sama sekali. Little evil itu hanya sedikit melengos melihat bajunya yang sedikit terbuka, kemudian merangkak dengan riang ke sana kemari. Beruntung sekaliii tadi Kyuhyun memakaikannya celana jeans panjang untuk bawahan Gyuwoon. Jadi ia sekarang tidak merasa sakit sama sekali saat merangkak.

Kyuhyun yang sudah selesai dengan ‘Little Kyu’-nya, meregangkan otot-ototnya sejenak. Kedua matanya jelalatan mencari stan makanan atau snack yang mungkin saja bisa meredakan rasa lapar yang menyerang perutnya kini.

“Woonie, kau mau makan apa?” tanya Kyuhyun sambil pandangan matanya terus menjelejah, belum tahu bahwa anaknya sudah hilang. Kyuhyun baru menyadari Gyuwoon tidak ada ketika seorang yeoja duduk di atas bangku taman tersebut, tepat dan pas di tempat Gyuwoon duduk tadi.

“Eh?” Kyuhyun berjengit kaget sambil menunjuk yeoja itu. “Kenapa malah kau yang di sini? Di sini kan tadi ada anakku.” Kyuhyun kebingungan.

Yeoja itu memandangnya balik dengan tatapan bertanya-tanya. “Mwo? Anak apanya? Kulihat tadi tempat ini kosong. Lagipula, aku malah mengira kau datang sendirian ke sini.” Jelas yeoja itu yang membuat Kyuhyun melongo.

“MWO?! Kosong katamu? Kalau begitu aku harus segera pergi. Annyeong!” Kyuhyun langsung segera pergi setelah sebelumnya menyambar tas bayinya, kemudian langsung berlari meninggalakn yeoja itu yang menggeretu kesal.

“Kukira dia masih single, ternyata malah sudah mempunyai anak. Sial!” keluh yeoja itu.

 

*** My Evil Son ***

 

Sementara itu, Kyuhyun masih sibuk berlari menyusuri setiap sudut Lotte World ini. Mencari buah hatinya yang tampan ini. Tetapi masalahnya Gyuwoon terlalu pendek, apalagi Gyuwoon masih belum bisa berjalan, hanya bisa merangkak dan merambat-rambat saja. Ah, bagaimana kalau belum ketemu juga? Kyuhyun belum siap di cincang istrinya itu kalau tahu bahwa anak mereka hilang. Tentu saja akan sejuta kali lebih susah untuk menemukan anak it– ah! Itu dia! Ternyata dia di sana! Di depan toilet!

Dengan wajah berbinar, Kyuhyun cepat-cepat menghampiri Gyuwoon yang merangkak tak tentu arah di depan toilet. Tapi tampaknya wajah berbinar itu tak bertahan lama –lagi. Karena dengan kadar innocent yang tinggi atau kadar ke-evil-an yang sama tingginya, Gyuwoon merangkak masuk ke dalam toilet… wanita!

Toilet wanita!

Kyuhyun melongo saat Gyuwoon merangkak makin jauh masuk ke dalam toilet. Dapat didengar olehnya seruan kaget maupun seruan penuh kekaguman dari dalam toilet. Dugaan Kyuhyun, karena wajah Gyuwoon yang sudah bisa dikatakan tampan untuk seusianya lah membuat para yeoja yang di dalam toilet terkagum-kagum.

‘Kalau Gyuwoon saja yang masuk para yeojadeul sudah seperti itu reaksinya. Tentu tidak apa-apa kalau aku masuk dan mengambil anakku kembali…”

Entah karena polos atau pabbo, Kyuhyun malah berpikiran seperti itu. Dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi, namja itu langsung melangkah masuk ke dalam toilet wanita.

Ah, tampaknya kerja otak pintar Kyuhyun tersumbat-_-

“Permisi…” Kyuhyun  member salam pada penghuni toilet wanita yang melongo shock! “Aku mau mengambil kembali–“

“NAMJA!!” salah seorang yeoja menjerit keras, mengagetkan Gyuwoon yang terus memperhatikan Appa-nya sejak Kyuhyun masuk dari pintu toilet.

Beberapa yeoja langsung maju sambil membawa bermacam-macam senjata –entah itu tas, dompet, buku tebal, dan bahkan sikat- kemudian mulai memukuli Kyuhyun, yang mereka anggap sudah kurang ajar gara-gara telah dengan beraninya masuk toilet wanita seenak jidatnya sampai Kyuhyun terdorong ke luar toilet sekarang.

“Ya, ya! Ampun! Ampun!” kata Kyuhyun melas sambil berusaha melindungi kepalanya dari berbagai serangan yang diluncurkan oleh para yeoja itu. “Aku tidak bermaksud mengintip! Aku hanya ingin mengambil anak–“

“Jangan banyak omong kau, dasar namja mesum!”

BYUR!!

Seorang ahjumma berbadan gendut langsung menyiram tubuh Kyuhyun dengan air yang diambilnya dari wastafel dan yang kemudian di tamping dalam ember yang dengan kebetulan bertengger santai di pojok toilet.

Dan ahjumma itu sukses membuat Kyuhyun basah kuyup dari atas sampai bawah. Tak ada yang terlewatkan.

“Hihihi… Ppa… ba… cah..” Gyuwoon dengan nistanya malah menertawakan Appa-nya yang sudah memasang tampang kesal sambil memandangnya tajam. Dan bukannya berhenti, tawa Gyuwoon malah semakin keras.

Sepertinya, selain have fun, hari ini Kyuhyun juga belajar satu hal : yeoja tak akan memberi ampun jika kau memasuki toilet wanita, saat kau adalah seorang pria dewasa. Setampan apapun dirimu. -_-

 

*** My Evil Son ***

 

Kyuhyun mendengus kesal ketika melirik Gyuwoon yang tertidur kekenyangan di bangku belakang mobil. Anaknya itu benar-benar mengacau seharian ini.

Lihat saja keadaan Kyuhyun sekarang. Pakaiannya kotor semua. Mulai dari di siram di toilet wanita, saus spagethi Gyuwoom yang mengenai lengan kemejanya, dan kemudian susu Gyuwoon yang tumpah di bagian depan.

Oh, Cho Kyuhyun benar-benar sial hari ini!

Kyuhyun membelokkan mobilnya masuk ke carport rumahnya. Dilihatnya lampu di dalam rumah sudah menyala, berarti Yoona sudah pulang. Dalam hati, Kyuhyun bersorak gembira mendapati istrinya sudah pulang.

Kyuhyun langsung melepas sabuk pengamannya setelah mematikan mesia mobil, kemudian berahli ke bangku belakang, tempat Gyuwoon tertidur dengan lelap.

Kyuhyun pelan-pelan melepaskan sabuk pengaman yang di pakai Gyuwoon dan kemudian mengangkat tubuh mungilnya pelan-pelan, menjaga agar Gyuwoon tak terbangun. Sesudah memposisikan Gyuwoon dibahunya, Kyuhyun langsung mengambil tas bayi dan kemudian keluar dari mobil. Angin malam menerpa pakaiannya yang masih setengah basah, membuat sekujur tubuhnya menggigil.

Kyuhyun melangkah ke pintu depan, lalu membukanya. Mendapati bau harum jjangmyeon tercium membuat Kyuhyun merasa begitu gembira. Tentu saja gembira, sebentar lagi Yoona yang akan kembali mengurus little evil-nya ini.

“Kau sudah pulang, Oppa?” suara Yoona terdengar dari arah dapur. Dan sedetik kemudian, Kyuhyun bisa melihat Yoona yang melongokkan kepalanya dari dapur.

Ekspresi yeoja itu berubah kaget saat melihat penampilan Kyuhyun yang –amat berantakan.

“Omo! Kau kenapa, Oppa?” tanya Yoona seraya berlari menghampiri Kyuhyun yang masih menggendong Gyuwoon yang tertidur. Pelan-pelan diambilnya ahli Gyuwoon dari bahu Kyuhyun. Kemudian matanya menelusuri seluruh tubuh Kyuhyun dari atas sampai bawah yang terlihat kacau.

“Hari ini hari yang berat untukku, Chagiya” Kyuhyun mengeluh sambil meletakkan tas bayi Gyuwoon di atas sofa, lalu membanting tubuhnya sendiri ke sofa.

“Hari ini bukannya bersenang-senang dengan Gyuwoonie, aku malah jadi sengsara..” Kyuhyun bercerita sementara Yoona menepuk-nepuk pundak Gyuwoon, menjaganya agar tidak terbangun setelah tadi sempat bergerak kaget.

“Jinjjayo?” Yoona memandang simpati pada suaminya seraya berjalan menuju kamar Gyuwoon , bermaksud meletakkan malaikat kecilnya di boks bayi-nya. Tapi, tepat di depan kamar, Kyuhyun mendengar rengekan Gyuwoon yang di susul isakan kecil.

“Ppaaa.. Ap… paaaa ~”

Yoona langsung bertindak. Dengan cepat, ditepuk-tepuknya pundak Gyuwoon lagi. Kyuhyun segera menghampiri mereka. Kyuhyun mengelus kepala Gyuwoon lembut, seketika membuat si kecil itu tenang.

Yoona tersenyum ke arah suaminya. “Sepertinya ada yang sudah akrab dengan Woonie.” Ledek Yoona yang hanya di balas senyuman Kyuhyun.

“Tentu saja, walaupun seharian ini aku harus repot… tapi tidak apa.” Balas Kyuhyun sambil mengikuti Yoona yang melangkah masuk ke kamar Gyuwoon, kemudian meletakkan tubuh kecil itu ke dalam boks bayi dan menyelimutinya dengan hati-hati.

“Memang apa saja yang di lakukan Gyuwoon padamu, Oppa?” tanya Yoona, tanpa sadar mengundang sebuah seringai di wajah tampan Kyuhyun.

“Nanti saja kuceritakan, Chagi..” Kyuhyun menggiring Yoona ke kamar mereka. “Sebelumnya, bantu aku dulu dong.. tadi ‘Little Kyunnie’ di injak oleh Gyuwoon. Sakit sekali rasanya..”

 

-FIN-

 

29 thoughts on “My Evil Son (Sekuel ‘Going To Be Daddy)

  1. gk tau knapa senyum gaje tiap bca ne ff… thor thor bnyakin npa genre kyak gni aq bkal jd readers setia.. suerrr dueehhh.. lope lope ma kyuna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s