[Freelance] Why? | part 2 [END]

Author:Choi Jhin Ah (Dinda Nabyla)
Main Cast:Cho Kyuhyun,Im Yoon Ah,Park Jiyeon
Support Cast:Lee Hyukjae
Genre:Sad,romance
Length: Twoshoot
Annyeong chingu,..^^…sekarang aku dtang membawa ff aku part terakhir.Mian,kalo aku publishnya lama bnget..:( .Soalnya aku baru langsung selesai ujian…yaudah deh langsung aja yah…
You can take everything I have

You can break everything I am
Like I’m made of glass
Like I’m made of paper
Go on and try to tear me down
I will be rising from the ground
Like a skyscraper
 
(song by:Demi Lovato-Skyscraper)
-yoona’s POV-

Aku masih memandangi kyuhyun oppa dengan yeoja itu,wajahnya cantik dan tubuhnyapun seksi jelas beda dengan ku..#yoona unnie jauh lebih cantik kok,:p.Kyuhyun oppa  dan yeoja itu memakai pakaian kantor mungkin saja mereka hanya partner kerja belaka?iyaa..aku trlalu pencemburu aku tak boleh memikir yang tidak-tidak terhadap suamiku itu.Tetapi kenapa rasanya sakit..lebih baik aku pergi dari cafe ini daripada pikiranku semakin menjadi.
@Night
“oppa kau sudah pulang?”tanyaku ketika melihat suamiku baru pulang.
“hmm,”
“kau masih marah padaku,oppa?ini sudah seminggu dan kau masih saja seperti ini.”
“tidak,”jawab oppa dingin dan meninggalkanku dalam tangis..
Kau benar-benar berubah cho kyuhyun
Tingnong..tingnong..
Bell apartement ku berbunyi,aku cepat-cepat mengelap air mataku,kyuhyun opps sudah pergi dari 20 menit yang lalu.Aku membuka pintu apartement dan ternyata yang datang adalah seorang yeoja yang kulihat bersama kyuhyun tadi siang.
“annyeonghaseyo,Park Jiyeon imnida..aku ingin mencari kyuhyun-ssi”kata yeoja itu.
“ia sedang keluar,..masuklah”ujarku ramah.Yeoja tersebut langsung mengikutiku untuk menuju ruang tamu apartement kami..”
“ngomong..ngomong kau siapanya kyuhyun?”tanyaku basa basi,padahal didalam hatiku ini adalah kalimat yang paling ingin kuucapkan ketika melihat yeoja ini.
“aku adalah teman lamanya,tapi bukan teman juga..”
“maksudnya?”
“hahaha,,dahulu aku menyukai kyuhyun dan kyuhyun pun sama tetapi kami tak berpacaran karna aku harus pindah ke Paris,tetapi setelah menyelesaikan kuliahku aku kembali ke korea untuk bertemu dengannya katanya dulu ia akan slalu menungguku.”jawab jiyeon dengan polosnya.Ini adalah jawaban yang paling menyakitkan dalam hidupku,napasku tercekat dan jantungku seperti tak berfungsi lagi air mataku ingin skali berhambur keluar Cuma kutahan karna kau tak ingin terlihat aneh.
“hmm,kau dari tadi belum memperkenalkan dirimu,dan kalau boleh tau kau ini siapa nya kyuhyun?”
“aku Im yoona,dan aku adalah spupunya kyuhyun”hatiku terasa teriris-iris ketika aku mengucapkan kalimat barusan.
“oh,salam kenal yoona-ssi,eh..aku pulang dulu yah kalau kyuhyun oppa sudah pulang aku titip salam”
“ia..pasti akan kusampaikan kau hati-hati ya..”.Kemudian sang yeoja yang bernama jiyeon itu pun berlalu dibalik pintu apartement ku.Hatiku mencelos.
Sekarang yang hanya aku lakukan hanya duduk di kursi ruang tamu sambil menangis,aku heran kenapa air mataku tak pernah habis ketika aku memikirkan kyuhyun oppa.Sesaat pintu apartement kami terbuka,dan aku melihat kyuhyun oppa pulang dengan bau soju.Aku tak menyangka kyuhyun oppa bisa menjadi pemabuk seperti ini.
Jalannya mulai tak seimbang aku langsung bangkit dan membantunya untuk berjalan menuju kamar kami,saat aku hendak merapatkan selimut padanya ia menarik tanganku dan menciumku,aku hanya kaget dengan perlakuannya kali ini.
“andwae oppa”kataku ketika ia mulai menyerang leherku.
“jeongmal saranghe yoona-ya,aku ingin kau menjadi milikku sepenuhnya,”katanya yang sukses membuatku kembali kaget,sekarang ia kembali mencium bibirku dengan ganas,
“kau mencintaiku?mian,tapi aku lebih mencintaimu!!”.Aku langsung  membalas ciumannya,aku harap dengan kejadian ini ia bisa berubah.
Kami melakukannya…
@morning..
Pagi ini aku bangun sedikit telat biasanya jam 6 sekarang jam 8 aneh..,aku merenggangkkan ototku.Aku sekarang tertidur hanya menggunakan selimut saja,dan kulihat orang yang disampingku juga masih asyik dengan dunia mimpinya…
Oppa,apakah dengan kejadian semalam kau akan berubah..
            Sekarang sarapan pagiku sudah tersaji,walau memang kami bertengkar sudah seminggu tapi aku slalu menjalankan tugasku sebagai seorang istri yang baik.
“kau mau kemana oppa?”tanyaku ketika melihat kyuhyun oppa hendak pergi keluar apartement,huhh..namja ini slalu seperti ini..he is so misterious.
“kau pasti sudah tau..aku mau ke kantor”
“tapi aku sudah membuat sarapan!”
“makan saja sendiri,aku buru-buru..”dan percakapan kami pun berhenti karna ia langsung bergegas pergi meninggalkanku secara sepihak.
Wajahku memanas,air mataku tumpah ruah,sudah sekian kalinya ia slalu menolak sarapan denganku.Aku meraih nasi goreng penuh cinta yang tadi aku bikin,kali ini aku memakannya sendiri.
Tingtong..tingtong..
Bel apartementku berbunyi,rupanya diluar sedang ada tamu.Langsung saja ku buka pintu untuk melihat siapa tamu tersebut.Ternyata dia Lee Hyukjae salah satu sahabat dekat suamiku dan ia juga seorang pengacara kyuhyun oppa.
“annyeonghaseyo,yoona-sii”
“annyeonghaseyo,silahkan masuk hyukjae-ssi”.Aku mempersilahkannya duduk di ruang tamu kami.
“ini,aku ingin memberikanmu surat ini.Kalau kau setuju silahkan tanda tangan saja,hmm aku pamit dulu yoona-ssi aku hari ini sangat sibuk”kata hyukjae dan ia pun berlalu.Aku segera menutup pintu dan kembali keruang tamu.Aku membaca surat tersebut dan mulai menangis,bagaimana tidak menangis ini adalah surat perceraian..aku tak habis pikir dengan kyuhyun oppa,apakah ia akan menepati janjinya pada jiyeon?aku takut tuhan…
            Jarum jam sudah menunjukkan pukul 24:00 KST,aku masih setia menunggunya,pokoknya aku harus minta penjelasan tentang surat yang diberikan hyukjae tadi,memikirkan surat itu saja sudah membuatku stress apalagi kalau menandatangani surat tersebut mungkin jalan yang terbaik adalah bunuh diri..#janganeonni:p.
Setelah menunggu berapa jam akhirnya sosok yang kutunggu tiba jugaa.Aku langsung menghampirinya ia sedikit kaget,karna mungkin baru kali ini aku menunggunya sampai larut begini.
“yoong,kenapa kau tak tidur?”
“ani..aku tak perlu tidur,yang ku perlukan adalah kejelasan surat ini..”jawabku dengan sedikit berteriak seraya melemparkan surat yang sedari tadi ku pegang.Kyuhyun oppa mulai membacanya.
“kenapa kau lakukan itu,oppa..pasti karna jiyeon kan?”tanyaku yang mulai menangis.
“kau tau dari mana?jangan asal bicara”nada kyuhyun oppa mulai meninggi.
“ia sendiri yang memberitahukannya padaku,aku tahu kau juga mau menepati janjimu kan?”
“dan sepertinya aku juga melihat mu kemarin berjalan dengannya di cafe,jiyeon mungkin yang merubah mu seperti ini ”
“jangan bawa-bawa orang lain dalam pernikahan kita,aku Cuma lelah dengan semua ini itu saja..”bentaknya padaku.
Aku tertegun,selama aku bertemu dengannya tak pernah skalipun ia membentakku dan semua ini ia lakukan demi membela yeoja itu.Aku tak menyangka kyuhyun oppa menjadi seperti ini.Mungkin memang hubungan ini sudah tak bisa dipertahankan lagi,aku juga capek setiap hari harus berpura-pura tegar.
“arasseo,kalau memang kau ingin bercerai akan ku lakukan,nampaknya memang kau akan menepati janjimu pada jiyeon..,besok aku akan menandatangani surat perceraian itu,aku pergi kyuhyun-ssi..semoga hidupmu bahagia,annyeong”ujarku sambil mengelap air mataku,sudah cukup aku menangis untuk hal ini.Aku langsung bergegas meninggalkan rumah ini kalau memang ia ingin bercerai berarti memang hubungan ini sudaH selesai.
Kyuhyun.P.O.V(special untuk part ini)
Aku terdiam dengan bodohnya mendengar yoona mengatakan hal itu,
“arassoe,kalau memang kau ingin bercerai akan ku lakukan,nampaknya memang kau akan menepati janjimu pada jiyeon..,besok aku akan menandatangani surat perceraian itu,aku pergi kyuhyun-ssi..semoga hidupmu bahagia,annyeong”    
Apa benar yang aku lakukan?oh,,tuhan aku bingung..
Aku menceraikan yoona bukan karna Jiyeon,tetapi karna sepertinya yoona memang mencintai siwon,karna akhir-akhir ini ia slalu menangis trus.Tiba-tiba jiyeon teman kecilku  datang  disaat hubunganku dengan yoona sedang merenggang dan berkat kedatangan jiyeon juga yoona jadi ber-asumsi bahwa jiyeon –lah yang menyebabkan aku ingin menceraikannya.Setiap harinya yoona slalu memperlakukan ku seperti suami,berbeda denganku yang mungkin terlalu dingin dan menganggap dirinya orang asing.Aku tahu aku salah,tetapi aku bingung  apa yang harus kulakukan untuk hubungan ini.Disatu sisi aku sangat mencintai yoona,tetapi disisi lain aku takut yoona tak bahagia dengan kehidupan kami karna menurutku yoona sangat mencintai siwon.Jadi jalan satu-satunya adalah perceraian.
-Kyuhyun’s POV end-
Yoona.POV
HANCUR…
Satu kata yang menggambarkan bagaimana perasaanku saat ini.
Sekarang tepat jam 1 malam aku berjalan,aku tak perduli pada orang yang menatapku dengan tatapan aneh.Aku tahu saat ini dandananku aneh pasalnya aku hanya memakai piyama panjang dengan sendal rumahku.Saat ini aku kedinginan,karna memang piyama ku ini terbuat dari bahan yang tipis.
Semakin lama aku berjalan,semakin dingin pula tubuhku saat ini.Kini aku lebih memilih duduk di trotoar dikarenakan suhu udara yang sangat tak memungkinkan lagi.Aku memutuskan melanjutkan perjalanan,jalan-jalan sekarang sudah sepi.
Saat aku berjalan,tiba-tiba ada sebuah mobil yang menghampiriku.Orang yang didalam mobil itupun keluar,ternyata ia jiyeon..
Seorang yeoja yang baru tadi aku peributkan dengan kyuhyun oppa.
“oenni,kenapa kau berjalan malam-malam begini?sendirian lagi”
“anni jiyeon-ah,tak ada apa-apa..kau sendiri kenapa malam-malam begini keluar?”aku mencoba mengalihkan pembicaraanku.
“aku hanya keluar membeli makanan di supermarket 24 jam,kebetulan aku sedang lapar malam-malam begini.Oenni ikut aku saja yah?”ajaknya padaku.Tuhan memang hebat baru saja aku mempeributkan yeoja ini,sekarang ia malah menolongku.Betapa bodohnya aku..kurasa memang jiyeon adalah wanita yang cocok dengan kyuhyun oppA.
“oh,baiklah jiyeon-ah..Kau nampaknya juga sangat kelaparan,nanti aku masakkan sesuatu yah..”janjiku pada jiyeon,meilhat mukanya yang polos aku jadi tak tega membencinya.Dia juga sangat baik padaku.Sepertinya aku benar-benar harus merelakan yeoja ini  pada kyuhyun oppa.
“arasso oenni,sekalian aku juga ingin belajar masak.Sekarang masuklah hari ini dingin skali,hmm..aigoo oenni juga memakai pakaian yang tipis,segeralah masuk oenni”
            Saat ini aku sedang memasakkan makanan buat jiyeon,ia juga tampak serius memerhatikanku masak.Keinginannya buat masak memang tinggi skali.
SKIP TIME..
“oenni masakanmu memang enak..”pujinya padaku.Ia sperti anak TK yang baru pertama kali melihat sebuah mainan terbaru.
“hahaa..,tenang saja nanti oenni akan mengajarkanmu bagaimana memasak dengan enak.Sekarang habiskan dulu makananmu itu,baru kita tidur.”
“baik oenni..”
Saat aku makan tiba-tiba perutku mual,aku tak tahu kenapa begini,aku segera berlari untuk menuju kamar mandi terdekat dari sini.Jiyeon yang melihatku hanya terheran-heran.
“oenni,kau baik-baik saja?”tanyanya ketika aku baru saja selesai dari kamar mandi.
“gwenchana,jiyeon-ah..Sepertinya oenni masuk angin biasa,kalau istirahat sebentar paling juga sembuh”ucapku meyakinkan yeoja ini.Ia sungguh sangat perhatian,cocok skali dengan kyuhyun oppa..
“hmmm,,klau oenni mau tidur kamarnya  yang itu.Sekarang oenni tidur saja yah..”
“ne,gomawo jiyeon-ah……..”
SKIP TIME..
Aku merenggangkan otot-ototku yang rasanya kaku karna tertidur yang cukup lama.Sekarang tepat pukul 6 pagi,seperti biasanya aku slalu bangun tepat pada pukul ini dan pasti aku langsung menyiapkan sarapan buat kyuhyun oppa.kyuhyun oppa?bagemana dengan namja itu?ah..aku merindukannya padahal baru semalam kami tak bertemu.pikiranku kembali melayang pada sosoknya.Tiba saatnya aku bangun dan membuat sarapan pagi,kali ini masakanku akan kubuatkan pada jiyeon.Yeoja yang  sudah ku anggap sebagai dongsaeng karna kebaikannya,padahal sebenarnya aku tak ingin sperti itu.
…:::::….
“jiyeon-ah,bangunlah oenni sudah menyiapkan sarapann buat kita ber-2”panggilku dari luar kamar jiyeon.Sepertinya ia masih tidur,padahal sudah jam 8 pagi.Ia sama saja dengan kyuhyun oppa..
Tuhan,sebegitu banyakkah persamaan antara jiyeon dan kyuhyun oppa?apa memang aku harus benar-benar merelakan kyuhyun oppa dengannya?
“baik oenni,”teriaknya dengn suara parau,seperti tebakanku ia baru bangun tidur
“annyeong oenni..”sapa dongsaeng ku itu padaku,ketika ia mendaratkan tubuhnya di bangku meja makan.
“ne jiyeon-ah,,sekarang kau makan yah?oenni sudah masak makanan ini…”
“arrasso,oenni…”
“hmm,,oenni sekarang kau tinggal dimana?”.Pertanyaan jiyeon membuatku mati kutu,memang saat ini hidupku sangat tidak jelas.Aku saja tak tahu sekrang rumahku dimana.
“aku tak tahu jiyeon-ah..”
“hmm..kenapa oenni tak tinggal bersama kyuhyun oppa?”
“ah..aniyo,oenni rasa tak baik jika berdua dengan laki-laki tanpa suatu ikatan.Memang kyuhyun adalah spupu oenni tapi tetap tak baik bukan?”.Pernyataan terpahit yang keluar dari mulutku.
“oh..bagaimana kalau oenni tinggal disni saja?kebetulan aku tinggal disini sendirian.”ajak jiyeon.Aku sedang menimbang-nimbang ajakannya.
“ayolah oenni,”katanya lengkap dengan puppy eyes.Rasa-rasanya aku tak bisa menolak.Hmmm,tak apalah aku tinggal disini dulu sementara waktu berhubung keadaanku juga sedang tak baik.
“baiklah jiyeon,tetapi habis ini oenni akan keluar dulu sebentar untuk mengambil pakaian dan juga mau ke klinik.Habis,akhir-akhir ini oenni suka mual-mual”jelas ku pada dongsaengku ini.
“nde oenni,apapun itu asalkan kau mau tinggal disini.”
-#-
Saat ini aku sedang berjalan menuju kantor Hyukjae.Aku ingin menandatangani surat perceraian itu.Lagipula aku sudah berjanji pada-nya.
“annyeong hyukjae-ssi”salam ku padanya.
“oh..yoona,apa maksud kedatanganmu”
“aku hanya ingin menyerahkan surat ini.Tenang saja aku sudah menandatanganinya”jelasku sambil menyerahkan sebuah amplop berwarna coklat.
“oh,ya sudah..nanti kuurus semuanya.”.Tampak jelas bahwa hukjae sangat berat mengatakn itu.Ia tahu sebegimananya cinta kyuhyun padaku
Sekarang aku baru saja tiba di salah satu klinik.Klinik saja cukuplah gejalaku saat ini kan hanya mual-mual dan pusing.
“baik,nyonya Im ada yang bisa saya bantu?”tanya seorang dokter wanita kepadaku.
“saya sering mengalami mual-mual dan terkadang kepala saya juga sakit,dok”
“baiklah saya periska dulu”.Sang dokter pun mengantarkanku ke tempat tidur untuk segera diperiksa.Ia lalu memasang stetoskop ditelinganya dan mulai memeriksa tubuhku.Dimulai dari jantung dll.Dokter itu mengambil sebuah alat dan menempelkan alat tersebut kepada perutku.
“baik nyonya,pemeriksaan sudah selesai”
“gejala yang anda timbulkan serta pemeriksaan yang tadi saya lakukan memberi kabar bahwa anda sedang HAMIL”.Pernyataan dokter ini,membuat perasaanku campur aduk.
Bahkan aku hamil disaat pernikahanku sudah diujung tanduk..Benar kata orang-orang tuhan slalu mempunyai rencana disetiap perbuatannya.
Apa sebaiknya aku mengatakan pada kyuhyun oppa?..tapi aku tak siap dan mungkin ia juga tak mau menerimaku dengan anak ini.
-#-
            “ajhussi,berhenti disni yah..ini uangnya..gomawo”.Aku menyodorkan beberapa uang kecil untuk biaya taxiku.Aku melangkah maju menuju apartement yang dulu aku tinggali bersama kyuhyun oppa.Ku harap ia sedang tak dirumah .Rasanya aku tak siap bertemu dengannya ketika aku tau bahwa aku hamil.
Kini aku tepat di dalam kamarku.Segera aku memilah-milih baju untuk kupakai kedepannya.Aku teringat lagi dengan jiyeon,padahal kemarin aku sudah sangat menganggapnya dongsaeng tetapi kenapa saat ini aku rasanya sakit ketika mengingatnya.Kenapa saat hamil aku jadi sensitive begini?.
Aku berjalan keluar dari kamar,rasanya aku tak ingin kembali ke rumah jiyeon.
Ya..benar aku harus pindah dari rumahnya,aku juga tak ingin merepotkan Jiyeon.Aku-pun melangkahkan kaki kembali menuju kamar untuk menulis sesuatu.Ku harap pilihanku kali ini benar.
-#-
“jiyeon-ah,makasih untuk semua hal yang kau berikan padaku.Oenni,harap kita bisa bertemu lagi suatu hari nanti.Rencananya sore nanti oenni akan kembali ke Inggris,tepatnya di London.”.Aku menatap jiyeon dan tersenyum padanya.Saat imi aku dan jiyeon sedang berada di cafe yang biasa ku datangi.Aku menyuruhnya datang kesini untuk memberitahukan kepergianku.
“cheongmalyo?”tanya Jiyeon kaget.
“nde jiyeon-ah.Habis waktu liburan oenni sudah berakhir.”kataku sambil mengelus perutku yang masih datar.Entah mengapa aku sangat menyayangi anakku ini.Tapi tak tahu bagi kyuhyun oppa.
“hmm…yasudah oenni baik-baik yah disana,nanti kalau oenni kembali ke korea jangan sungkan untuk menginap di rumahku lagi yah…hikss.hiksss”tangis jiyeon-pun pecah.Hahahah polos skali anak ini.Padahal kami baru bertemu 1 hari.
“aigoo,jangan menangis jiyeon-ah.Arra..arra nnti oenni menginap dirumahmu lagi yah?”kata ku menenangkan jiyeon.
“ya..su,,.dahh oenni,sebentar mau aku antar ke bandara?”tanya jiyeon sambil sesenggukan.
“hmm,..baiklah,sekarang  mari kita pulang oenni masih punya waktu 4 jam sebelum meninggalkan seoul”
“ne,oenni.”
Aku dan jiyeon pun bergegas pulang menuju apartement jiyeon.
~@bandara~
“oenni,kau baik-baik yah di sana,jangan lupa makan trus rajin berdoa setiap harinya”.Jiyeon menatapku dengan mata yang berkaca-kaca.Tentunya saat ini aku dan jiyeon sedang di bandara,dan sekarang juga tepat 15 menit sebelum aku naik ke pesawat.
“ne jiyeon-ah,oenni janji akan slalu menelponmu”.Aku membelai rambutnya.
‘Para penumpang pesawat Skyscraper Air dengan tujuan London,English dimohon naik kepesawat saat ini juga.Terimakasih’.
Saatnya aku pergi,segera aku melangkahkan kakiku menuju pesawat yang akan mengantarkanku menuju dunia baru ku.Dunia dimana aku tak lagi menangisi kehidupanku sekarang,dunia dimana aku akan memulai hidup baru,dan dunia dimana aku bisa membesarkan anakku dengan penuh kasih sayang tanpa ada gangguan serta dunia dimana aku akan bahagia untuk slamanya.
Aku melambaikan tanganku pada jiyeon.Ia terlihat merintikkan air matanya.Hahahah sungguh lucu dongsaengku ini.
well,selamat tinggal Cho Kyuhyun..
-yoona’s pov end-
-#-
-author POV-
Disisi lain seorang namja yang diketahui bernama Cho Kyuhyun sedang berjalan menuju kamarnya.Langkahnya lesu melihat  orang yang biasa menunggunya tak ada dirumah.
_kyuhyun P.O.V_
Saat aku pulang aku tak melihat yoona lagi.Biasanya ia slalu duduk di sova ruang tamu kami.Sejak semalam ia tak pulang akibat pertengkaran tadi malam.
Aku melangkahkan kakiku menuju kamar,aku lelah.Lelah badan dan lelah otak.Lelah badan karna aku baru saja pulang kerja kalau lelah otaknya tentulah karna memikirkan perceraianku dengan yoona.Sampai sekarang aku masih bingung dengan pikiranku sendiri.Entah salah atau tidak tindakanku kali ini…
Pandanganku tertuju pada sebuah benda putih kecil diatas meja rias kamarku.Aku mengambil benda itu dan ternyata isinya surat,tanpa aba-aba aku segera membaca surat tersebut.Air mataku mulai berlinang.
Dear Kyuhyun Oppa..
Oppa,maafkan aku bila aku salah.Sebenarnya aku tak ingin perceraian ini terjadi Cuma karna ini keinginanmu aku tak bisa menolak…
Hehehe.kenapa aku jadi seperti ini yah?.:p
Oppa,sekarang aku sudah tak ada dikorea lagi,aku ingin memulai hidup baru disuatu tempat.Pokoknya skali lagi aku minta maaf kalau slama ini aku merepotkanmu.Berat memang meninggalkan korea,tetapi ini adalah jalan hidupku.
ngomong-ngomong aku sekarang sedang hamil,ya..tentu saja ini anakmu^^.Kuharap suatu saat nanti bayi ini akan bisa melihatmu dan tentunya bermain bersama oppa.Masalah perceraian oppa tak usah khawatir aku sudah menandatanganinya kok….
 
sudah dulu yah oppa,aku kesini hanya ingin mengambil pakaianku saja.Aku berharap hidup oppa bahagia,maaf bila semalam aku slalu menyalakan jiyeon dalam hubungan kita ternyata aku salah ia adalah yeoja yang baik,semalam saja ia menolongku pada saat aku pergi.Aigoo,kau sangat beruntung jika menjadikan jiyeon pendamping hidupmu yang baru.
Makasih untuk warna yang kau berikan pada hari-hariku dan terimakasih juga oppa sudah menghiasi hidupku selama  2 tahun terakhir.
Ketahuilah aku sangat mencintai oppa,dan aku harap oppa adalah yang trakhir bagiku…
                                                                             
                                                                              Salam hangat,
                                                                              Im Yoona (your exwife^^)
Pikiranku kacau,sekarang yang kurasakan adalh aku namja terbodoh didunia,bisa-bisanya aku meninggalkan yoona disaat ia sedang hamil dan terlebih lagi hamil anakku.
“anywhere you are,i’ll gonna find you Im Yoona”

28 thoughts on “[Freelance] Why? | part 2 [END]

  1. MWOOOO?? Tamat thor????
    Kok gantung gtu??
    Kyaaaa sequel dong thor, sequel pliiiis…
    Ni ff bner2 bkin aq sesak napas kalo byngin yoona eonnie.. Hiks hiks Daebaaak!! (*_T)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s