Hate U Love U | Part 4

Author : Diani A. Putri & Syifana N. Khairunnisa

Main Casts : Cho Kyuhyun, Im Yoon Ah

Supporting casts : Choi Siwon, Kim Taeyeon, Kim So Eun, Cho Ahra etc

Genre : Romance, friendship, AU, OOC

Rating : PG-13

Disclaimer : Cerita ini murni buatan kami. Kami hanya meminjam nama mereka sebagai tokoh dalam cerita ini. Mereka bukan milik kami, melainkan Tuhan, orang tua dan diri mereka sendiri.

 

Yoona pun membuka matanya perlahan. Membuka dan menutup matanya, berusaha menyesuaikan keadaan sekitarnya. Cahaya yang masuk ke dalam kamar itu terlihat terlalu terang. Ia pun kemudian beranjak dari tempat tidurnya.

“Kemana dia?” gumam Yoona sambil melihat sekelilingnya.

‘Ckrek’ suara pintu yang didorong pun terdengar.

Yoona pun menoleh dan mendapati Kyuhyun yang membawa sebuah nampan berisi semangkuk bubur dan air putih.

“Kau sudah bangun rupanya..” kata Kyuhyun, lalu duduk di tepi tempat tidur. Tangannya pun kemudian terulur untuk memeriksa suhu tubuh Yoona.

“Panasmu sudah turun. sekarang lebih baik kau makan” kata Kyuhyun sambil menyodorkan semangkuk bubur hangat.

“Aku belum lapar” kata Yoona ketus.

“Yah!! Cepat makan!! Kau mau sakit lagi?” omel Kyuhyun.

“Aku gak mau makan!!” kata Yoona masih teguh pada pendiriannya.

“Aish~” gumam Kyuhyun kesal. Ia pun kemudian, mengambil sendok dan kemudian menggunakannya untuk menyuapi Yoona.

“Ini, buka mulutmu~” perintah Kyuhyun.

Yoona menaikkan sebelah alisnya. “Kau mau menyuapiku? Aku bukan anak kecil”

“Sudah, jangan bawel!” Kesal Kyuhyun lalu memajukan sendok tersebut kedekat mulut Yoona.

“Makanan ini tidak beracun kan?” tanya Yoona.

“Aish~ kau ini, mana mungkin aku meracunimu” kesal Kyuhyun.

Akhirnya Yoona pun membuka mulutnya. “Yaks, makanan apa ini, hambar”

“Sudah, kau ini banyak omong sekali. Habiskan saja….”

“Ini sama saja membuatku tambah sakit”

“Yahh!! Harusnya kau berterima kasih padaku”

“Berterima kasih untuk apa? Bubur ini? Cih~ rasanya saja tidak enak”

Kyuhyun pun sudah merasa kesal. Ia meletakkan bubur itu dengan kasar dan bangkit dari tempatnya.

“Baiklah, kalau kau tidak suka, tidak usah kau makan. Terserah kau saja lah. Aku tidak peduli!”

Kyuhyun pun keluar dari kamar tersebut dan membanting pintunya.

Yoona pun memandangi bubur itu, lalu melihat apakah Kyuhyun sudah benar-benar pergi atau tidak. Ia pun mengambil bubur itu dan memakannya.

‘Sebenarnya sih enak, cuma aku tidak sudi untuk mengakuinya’ batin Yoona. ‘Tapi kalau dia tanya kenapa habis bagaimana? Ah bilang saja tadi kubuang’.

Kyuhyun yang ternyata mengintip dari celah pintu pun tersenyum dan pergi.

 

****

Kyuhyun yang baru saja pulang dari membeli bahan makanan pun melihat kondisi Yoona. Ternyata Yoona sedang tertidur, ia pun menyelimuti Yoona dan mengelus rambut Yoona, lalu mengambil mangkuk bubur Yoona yang sudah kosong sambil tersenyum. “Dasar munafik…” ia pun keluar dari kamar Yoona.

Kyuhyun pun kemudian membereskan sisa makanan Yoona dan kemudian menyiapkan makan siang untuk mereka berdua.

Kyuhyun memasak beberapa masakan, setelah selesai, ia pun menaruhnya di meja makan dan membangunkan Yoona.

“Yoona-ah, bangun…” kata Kyuhyun.

Tapi Yoona tidak bangun, hanya menggeliatkan badannya.

“Yah, Yoona..”

Yoona tetap tidak bergeming. kyuhyun pun kemudian mendekatkan wajahnya ketelinga yoona. “Yoona-ah..” kata Kyuhyun lembut.

Yoona yang merasakan ada nafas didekatnya pun membuka matanya secara perlahan dan menoleh ke arah Kyuhyun.

Seketika itu juga, jantungnya berdegup kencang karena jarak antara dirinya dan Kyuhyun yang begitu dekat.

Kyuhyun pun ikut menoleh ke arah Yoona, sehingga wajah mereka hanya berjarak beberapa sentimeter

‘Omo~ Kenapa jantungku berdebar-debar seperti ini’ batin Yoona.

‘A…Aku dan dia? Aku dan dia.. Ya Tuhan.. Dia cantik sekali’ batin Kyuhyun.

Tanpa sadar, Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya.

‘Mmm.. Mau apa dia?’ batin Yoona.

Tak lama, Yoona pun mendorong tubuh Kyuhyun.

“Yah!! Apa yang kau lakukan!!”

Kyuhyun yang terdorong kebelakang pun jatuh duduk di tempat tidur itu.

“Ya!! Kenapa kau mendorongku?!”

“Apa yang mau kau lakukan?!” kata Yoona dengan muka memerahnya

“A.. Aku tidak mau melakuakan apapun kok..” jawab Kyuhyun gugup. “Bangunlah, aku sudah menyiapkan makanan”

Kyuhyun pun kemudian beranjak keluar kamar tersebut.

“Tuhan, ada apa denganku..” gumamnya.

“Aigoo, kenapa jantungku berdegup kencang seperti ini. Ya Tuhan, ya Tuhaaaaaaaaan!!!!” batin Yoona sambil mengacak ngacak rambutnya. Yoona pun beranjak dari tempat tidurnya dan bergegas turun menuju meja makan.

Yoona dan Kyuhyun terdiam dan sibuk dengan makanan masing-masing. Akhirnya Kyuhyun pun memecah keheningan di antara mereka. “Sepertinya kita belum bisa pulang dalam waktu dekat ini”.

Yoona pun menatap Kyuhyun, “Salju menumpul di bandara, sehingga pesawat manapun tidak bisa mendarat dan diperkirakan bandara. dan di perkirakan baru akan beroprasi 1 minggu lagi…”.

“Mwo?!!! Satu minggu lagu?! Aishhhhh…”

 

Salju semakin menumpuk di seluruh jalan jalan di Paris, ini mengakibatkan lumpuhnya semua transportasi di Paris, dan di perkirakan lampu di kota paris akan di matikan untuk untuk beberapa waktu akibat akan datangnya badai salju yang sangat besar hari ini. Kemungkinan badai akan berhenti ketika tengah malam nanti.

 

“MWO?!!!!!” jerit Kyuhyun dan Yoona bersamaan.

“Hey! Jangan ikuti kata kataku!” bentak Yoona.

“Aku tidak mengikuti kata-katamu!!” balas Kyuhyun dan akhirnya perang pun terjadi.

“Sudahlah, capek bicara dengan anak manja sepertimu!” ucap kyuhyun lalu bangkit dari tempat duduknya.

“Heh!!!! Kau bodoh! Jelek!” jerit Yoona.

Tiba tiba semua menjadi gelap gulita. Yoona pun terkejut, ia sedang sendiri di dapur. dan sangat takut dengan gelap.

Kemudian ia duduk diam di kursinya, dan merasa ada seseorang yang mendekat kearahnya. ” Kyu?” tidak ada jawaban.

“Hey Kyu! Jangan bercanda, itu kau kan?” masih tidak ada jawaban.

Lalu bulu kuduk Yoona merinding saat merasakan hawa dingin menerpa tengkuknya. “KYAAAAAAAAAAAAA!!!!”

Yoona pun menoleh kebelakang dan menggebuki orang yang mengganggu itu.

“Aw! Aw! Hey hey”

“Aw! Aw! Hey!!! Hentikan!! Hey hey!!!”

“Kau siapa ?!!” tanya Yoona sambil terus memukuli orang itu.

“Hey! Hey! Stooop!!!”, “Ini aku Kyuhyun, bodoh!”

“Aishhhh!!!! Kau membuat ku takut” kesal Yoona sambil terus memukuli Kyuhyun.

“Yah!! Aku datang untuk menolongmu!! Kenapa kau terus memukuliku!!” kata Kyuhyun sambil memegang kedua tangan Yoona untuk menghentikan aktifitasnya.

“Kau mengagetkanku bodoh!!”

Yoona yang hendak memukuli Kyuhyun lagi pun terhenti saat Kyuhyun menarik kedua tangannya dan membuat Yoona berada dekat dengan Kyuhyun.

“A..Apa yang kau lakukan?” tanya Yoona gugup.

“Bisakah kau berhenti memukuliku? Atau aku akan meninggalkanmu..”

“Tinggalkan saja aku..” kata Yoona.

“Baiklah..”

Lalu Kyuhyun pun melepas pegangannya dan berjalan menjauhi Yoona.

Setelah Kyuhyun pergi meninggalkannya, badai salju saat itu semakin turun lebat. Dan lampu di rumah itu juga mati.

Setelah Kyuhyun pergi, Yoona pun melihat keadaan sekitarnya.

“Kenapa disini selalu saja mati lampu sih?” gumamnya. Sementara badai salju diluar semakin kencang. Awan-awan tebal pun menutupi langit Paris saat itu. menambah kegelapan siang itu.

Yoona pun berjalan secara perlahan, sambil meraba-raba daerah sekelilingnya.

“K.. Kyuhyun…”

Tapi tak ada jawaban dari Kyuhyun. “Kyuhyun-ah..”

“Yah, ini tidak lucu!!” Cepat keluar sekarang!!”

 

Ketika Yoona sedang meraba sekelilingnya, tak sengaja, ia menyenggol vas disampingnya sehingga vas tersebut pun pecah.

Yoona pun kemudian berjongkok dan berupaya untuk mengumpulkan pecahan vas itu walaupun tak terlihat. “Auuu”

Jari Yoona ternyata terkena pecahan vas.

Kyuhyun pun segera menghampiri Yoona saat itu, ternyata dia hanya mengumpet tadi.

“Yah!!! Apa yang kau lakukan. Bodoh! Sudah tau gelap..”

“Aku takut..” jawab Yoona ketus sambil meringis.

“Aishhh, dasar anak manja. Sini ..” Kyuhyun pun menarik tangan Yoona yang terkena pecahan vas itu dan mengemutnya.

“H…hey, apa yang kaulakukan?!” tanya Yoona gugup.

“Sudah kau diam saja, jangan bawel”

Yoona dan Kyuhyun pun terdiam, yang terdengar hanya suara jantung Yoona yang berdegup kencang. ‘Aishhh, kau bergegup terlalu kencang, dia akan mendengarmu!!!!’ batin Yoona.

“Nah sudah..” ucap Kyu lalu berdiri, ia pun menarik Yoona untuk berdiri. Yoona masih diam, jantungnya sungguh tidak bisa di ajak kompromi.

Kyuhyun pun mendudukkan Yoona di sofa ruang tamu.Kau tunggu sini. Aku mau ambil iPad”

“Jangan lama lama!” ucap Yoona.

Kyuhyun pun tersenyum menggoda, “Sebegitu takutnya kah kau kehilanganku?”

Wajah Yoona pun memerah dan jantungnya kembali berdegup lebih kencang, “Aku bukan takut kehilanganmu bodoh!!”

“Hey! berhenti memanggilku bodoh, aku ini juara olimpiade matematika kau tau!”

“Aku tidak peduli, sudah sana pergi”

“Kalau aku pergi kau takuuuuuut” goda Kyuhyun.

“Aishhhh, sudah sana cepat pergi. Menyebalkan!!”

“Baiklah aku pergi, awas kalau kau memanggil-manggilku lagi..”

“Tidak akan!”

Sepeninggalan Kyuhyun, Yoona pun memegang dadanya yang masih berdegup kencang.

“Heey, ayo berhentilah.. Dia akan mendengarmu”

Kyuhyun pun segera masuk ke kamarnya dan mengambil iPad beserta sebuah selimut. Apa kalian heran, kenapa Kyuhyun bisa pergi kemana saja dalam keadaan gelap seperti itu? Tanyakan saja pada Kyuhyun, kenapa bisa mempunyai mata setajam itu.

Selang 5 menit kemudian, Kyuhyun pun kembali dan duduk disebelah Yoona.

“Ini, pakailah..” kata Kyuhyun sambil menyodorkan selimut pada Yoona.

Yoona pun menerima selimut itu dan memakaikannya disekitar tubuhnya.

“Kau sedang apa?” tanya Yoona.

“Mmmh.. Hanya melihat keadaan cuaca..” jawab Kyuhyun santai.

“Kyuhyun-ah…” panggil Yoona.

“Hmm..”

“Ini, pakailah selimut..”

Kyuhyun pun tertegun mendengar perkataan Yoona.

“Kyu… Aku tak mau kau kedinginan..” kata Yoona.

“Eh.. Tidak usah, tidak apa..” jawab Kyuhyun lalu memalingkan wajahnya.

“Kyuhyun, kau sudah merawatku dari semalam. Lebih baik kau beristirahat..”

“Tidak apa, aku baik-baik saja..” jawab Kyuhyun.

Yoona pun menghela nafasnya dan bergeser sedikit mendekati Kyuhyun, lalu memakaikan selimut yang ia pegang agar menutupi tubuh mereka berdua.

“Yyy.. Ya.. Tidak usah..” kata Kyuhyun gugup.

“Sudah, kau tidak usah banyak bicara..” kata Yona.

Kyuhyun pun hanya terdiam setelah Yoona memakaikannya selimut. Ia kemudian melanjutkan aktifitasnya tadi.

Lama mereka terdiam sampai Kyuhyun pun memecahkan keheningan setelah ia mematikan iPadnya.

“Yoona-ah..”

“Hmm~”

“Bisakah kali ini kita bicara serius?” tanya Kyuhyun hati-hati.

Yoona yang mendengar itu pun terdiam sejenak dan membenarkan posisi duduknya.

“Katakanlah..”

“Apa…. Kau masih belum bisa memaafkanku?” tanya Kyuhyun.

Yoona yang sudah tau arah pembicaraan ini pun memilih untuk menatap tangannya.

“Apakah.. Aku tidak akan bisa kau maafkan?”

Yoona pun hanya terdiam mendengar kata kata Kyuhyun.

“Yoong..” panggil Kyuhyun lalu menggenggam tangan Yoona.

“Kumohon.. Maafkan aku..”

Mendengar itu, Yoona pun memejamkan matanya. dan tak sengaja, kenangan itu terlintas dibenaknya.

Flashback 1

Yoona baru saja selesai berlatih dance bersama teman-temannya. Besok mereka akan mengikuti lomba dance se-asia yang diadakan di Korea.

“Yoona, besok jangan sampai telat” kata Yuri mengingatkan.

“Ne, eonnie.. Kau tenang saja..” kata Yoona sambil tersenyum.

“Yoona-ah, kau tidak dijemput?” tanya Sooyoung.

“Aniyo.. Aku ingin naik bus hari ini..”

“Tumben sekali kau. Ya sudah, hati-hati di jalan..” kata Yuri.

“Baiklah.. Aku pulang duluan. Annyeong…” pamit Yoona sambil melambai dan berjalan tanpa melihat ke arah kanan kiri.

Pada saat itu, ada sebuah mobil yang melaju dengan cepat kearahnya. Sehingga, tubuh Yoona pun terserempet mobil itu dan jatuh membentur trotoar.

Orang – orang yang ada di sekeliling Yoona pun menghampiri Yoona, termasuk sang pengendara mobil.

Begitu melihat siapa korbannya, ia pun segera menghampirinya.

“Yah~ Yoona-ah.. Bangun…” kata Kyuhyun sambil memangku kepala Yoona. Di dahinya terdapat darah segar yang keluar.

“Tolong bantu aku membawa barang-barangnya, Aku akan membawa dia ke rumah sakit sekarang

 

@ Seoul Hospital

Kyuhyun segera turun dari mobilnya dan menggendong Yoona masuk kedalam. Ia pun memanggil suster untuk segera memeriksa Yoona.

“Maaf, anda hanya boleh sampai disini” ucap suster itu lalu menutup pintu.

“Yoona-aaah~ maafkan aku…” ucap Kyuhyun sedih. “Tuhan, semoga dia tidak apa-apa”

30 menit kemudian

Seorang dokter tua berkacamata pun keluar dari ruang perawatan Yoona.

“Bagaimana keadaannya?” tanya Kyuhyun.

“Kepalanya tidak apa-apa, hanya sedikit terbentur dan tidak mengakibatkan luka dalam. Tapi….”

“Tapi apa?!”

“Kakinya patah…”

“MWO?!!”

“Ya, kaki kanannya patah dan dia tidak akan bisa menggunakan kakinya untuk beberapa waktu”

Tapi dok, dia adalah seorang dancer dan sebentar lagi dia akan mengikuti lomba yang sudah di tunggu tunggunya sejak lama !”

Mau bagaimana lagi, kalau di paksa akan ada kemungkinan kakinya akan lebih lama sembuh”. Kata dokter.Baiklah.. Saya permisi dulu”

Setelah itu, Kyuhyun pun masuk keruang perawatan Yoona dan melihat Yoona terbaring lemah dengan kepala yang di perban dan kaki yang di gips. ” Yoong-aah.. Maaf kan akuuu” ucap Kyuhyun sedih.

****

Yoona pun akhirnya siuman, ia memegangi kepalanya yang terasa pusing. “Dimana aku?”

Ia pun menoleh kesamping dan mendapati Kyuhyun sedang tertidur di sampingnya. “Kyuhyun oppa?”

Kyuhyun pun terbangun ” Yoong, kau sudah siuman?”

Aku dimana?” tanya Yoona.

Kau dirumah sakit Yoong..”

Dirumah sakit? Kenapa aku bisa berada disini? Dan kenapa kakiku terasa sangat sakit?”

Kyuhyun pun terdiam sejenak.Oppa?”

Ah, tadi .. Ada seseorang yang menabrakmu dan ….”

Dan?”

Kakimu.. “

Kenapa oppa?! Katakan saja!!”

Kakimu… patah…”

“M…M..MWO?” mata Yoona mulai berkaca kaca.Kau bercanda kan? Kakiku tidak patah kan?” ujar Yoona sambil berusaha untuk menggerakkan kakinya. ” Ah!”

” Yoong! Sudah, kau jangan bergerak dulu”

Kakiku benar benar pataah? Aku tidak bisa dance lag ..” tangis Yoona mulai pecah.

Kyuhyun pun menarik Yoona dalam pelukannya, ‘Yoong-aah.. mianhe..’ batin Kyuhyun.

Kau pasti bisa dance lagi Yoong, kau tenang saja..”

Tapi kompetisi itu sudah dekat oppa! Kau tau kan aku sudah lama sekali ingin ikut kompetisi itu!!!” tangis Yoona semakin menjadi jadi.

Kau tenang saja, aku akan membantumu agar bisa sembuh lebih cepat”

cklek

Suara pintu terbuka pun terdengar. Ternyata itu adalah keluarga Yoona bersama kedua sahabatnya.

“Yoong?!!! Kau tidak apa apa kan?!” tanya eomma Yoona dengan mata yang berlinang air mata.

“Kakiku eomma.. kakiku … patah.. Aku tidak akan bisa lagi dance eomma, aku tidak bisa lagi…” tangis Yoona kembali pecah.

“Yoona-yaa, kau tenang saja. Aku dan Yuri akan mendapatkan piala itu untukmu!” ucap Yoona lalu memeluk Yuri dan Sooyoung.

Gomawo eonnie ..”

Setelah cukup lama, Sooyoung dan Yuri pun pamit pulang. Dan datanglah keluarga Kyuhyun.

“Yoona-ya. Kau tak apa?” tanya ibu Kyuhyun.

Yoona pun tersenyum getir. “Aku baikbaik saja, tapi kakiku…..”

“Kaki Yoona patah auntie..” kata So Eun.

“Omona!!!”

“Yoona, gwaenchanayo?”

“Ne, gwaenchana..”

Melihat itu, Kyuhyun pun merasa semakin bersalah. “Noona, bisakah kita bicara sebentar” kata Kyuhyun pada So Eun dan Ahra

Kemudian, mereka bertiga pun keluar dari kamar rawat Yoona.

“Ada apa Kyu?” tanya Ahra.

Kyuhyun pun hanya menenggelamkan wajahnya dikedua telapak tangannya.

Kemudian ia merasakan kedua pundaknya dipegang oleh Ahra dan So Eun.

Ia pin kemudian mengangkat wajahnya dan menatap kedua noonanya.

“Noona.. Aku.. Aku..”

Kau kenapa Kyu?” tanya So Eun.

“Aku..Aku lah yang menabrak Yoona”

Terdengar suara Ahra maupun So Eun yang terkejut mendengar berita itu.

“Jadi.. Kau yang menabraknya Kyu?” tanya So Eun.

“Itu tidak sengaja noona. Saat itu aku sedang terburu-buru untuk mengambil file ku. Dan saat itu, Yoona tengah berjalan tanpa melihat kanan kiri. Dan kemudian…”

Kyuhyun sudah tak mampu lagi berkata-kata.

Kemudian So Eun pun duduk disebelah Kyuhyun dan mencoba menenangkan Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah.. Tidak apa. Kamu tidak sengaja kan melakukan hal itu. Tidak apa..” kata So Eun sambil tersenyum.

“Tapi noona, garagara aku Yoona tidak bisa ikut kompetisi itu..”

“Kyuhyun-ah, mungkin ini bukan jalan Yoona untuk mengikuti kompetisi itu” kata So Eun.

“Mianhae noona. Jeongmal mianhaeyo..”

So Eun pun menatap Kyuhyun lalu bergantian menatap Ahra. “Gwaenchana..”

Kemudian, So Eun pun memeluk Kyuhyun saat itu. “Sudah ya..”

Setelah Kyuhyun sudah tenang, mereka pun kembali masuk kedalam ruang rawat Yoona.

“Auntie, uncle, eomma, appa dan noona, sebaiknya kalian pulang dan istirahat. Biat aku yanh menjaga Yoona disini” kata Kyuhyun.

“Apa tidak apa-apa, Kyu?” tanya ibu Yoona.

“Tidak apa auntie..” kata Kyuhyun sambil tersenyum.

“Baiklah kalau begitu. Kami titip Yoona yah. Yoona, istirahatlah..” kata ayah Yoona.

“Ne appa, eomma. Kalian jangan khawatirkan aku. Auntie, uncle, unnie.. Terima kasih”

Lalu, semua keluarga Yoona dan Kyuhyun pun kembali pulang ke rumah mereka dan hanya tinggal Kyuhyun dan Yoona diruangan itu.

“Yoong, istirahatlah..” kata Kyuhyun sambil membelai rambut Yoona.

“Ne, oppa juga. Selamat malam..” kata Yoona dan perlahan menutup matanya.

Selang beberapa menit, setelah memastikan Yoona sudah tertidur, Kyu masih tetap membelai rambut Yoona.

“Yoong, maafkan oppa. Oppa telah membuatmu seperti ini..”

Flashback end

 

Flashback 2

Setelah kejadian itu, Yoona pun terus berlatih untuk berjalan. Hari demi hari, ia terus lakukan tanpa kenal lelah. Hingga hari dimana ia seharusnya berada dipanggung itu tiba.

“Eonnie.. Kalian berdua semangat yah..” kata Yoona memberi semangat pada kedua temannya.

“Gomawo Yoona.. Coba kau bisa bersama kami..” ceplos Sooyoung.

Mendengar itu, Yuri pun menyikut lengan Sooyoung. “Yoona-ah, mianhae..”

Yoona hanya tersenyum dan menjawab, “Gwaenchana..”

“Baiklah.. Kau tunggi saja Yoong. Kami akan memenangkan piala itu..” kata Yuri.

Dan kemudian, pemberitahuan untuk para peserta agar bersiap-siap pun terdengar.

“Yoona-ah, kami harus bersiap-siap. Dukunglah kami..” kata Sooyoung.

“Aku pasti mendukung kalian eonnie..”

“Annyeong Yoong…” pamit Sooyoung dan Yuri.

Kemudian, Yoona pun berjalan dengan menggunakan tongkatnya menuju tempat duduk penonton.

“Seharusnya kau minta bantuanku..” kata seorang laki-laki.

Yoona pun mendongak dan menatapi Kyuhyun yang ada didepannya.

Oppa..”

Kyuhyun pun tersenyum dan kemudian membantu Yoona untuk berjalan menuju kursi penonton.

Setelah sampai, mereka pun duduk dengan tenang dan menikmati acara kompetisi tersebut.

Skip time

Acara selesai dan saatnya pengumuman lomba dan ternyata.. Yuri dan Sooyoung lah pemenangnya. Pemenang kompetisi itu juga memdapatkan hadiah yaitu beasiswa di jurusan seni universitas terkemuka di Amerika.

Yoona yang mendengar itu pun merasa sedikit kecewa. Tapi ia senang melihat kedua temannya berhasil.

Yoona pun kemudian menghampiri dan memeluk mereka. Mereka berkata kalau mereka senang sekali bisa menjadi juara. Sedangkan yoona hanya bisa tersenyum namun dalam hatinya ia merasa sedih.

Flashback end

 

Flashback 3

Saat ini Yoona tengah berada di bandara Incheon untuk mengantar kepergian Yuri dan Sooyoung. Setelah acara perpisahan disekolah mereka, yaitu sehari setelah kompetisi tersebut, mereka pun memutuskan untuk segera pergi menuju Amerika.

Keadaan Yoona sekarang sudah bisa berjalan walaupun masih sedikit pincang.

“Yoona-ah, maafkan kami. Kami harus pergi..”

Yoona hanya tersenyum mendengarnya. “Gwaenchana”

“Ngomong-ngomong, kemana Kyu?” tanya Sooyoung

“Dia sedang ke kamar mandi dan mau beli kopi” kata Yoona.

“Hah~ Yoona.. Andai saja si bodoh itu tidak menabrakmu..” ceplos Sooyoung.

Yoona yang mendengar iti pun kaget. “Apa maksudmu eonnie?”

“Aaahh.. Tidak apa Yoona. Sooyoung tidak bicara apa-apa” elak Yuri.

“Eonnie, apa ada yang kalian sembunyikan dariku?” tanya Yoona.

“Aniyo…” elak Sooyoung. “Eum.. Yoona. Kami harus pergi, jaga dirimu baik-baik. Kami akan merindukanmu..” kata Sooyoung lalu memeluk Yoona dan diikuti Yuri.

“Kami akan menghubungimu…”

Kedua gadis itu pun kemudian berjalan menuju gate dan hilang dari pandangan Yoona.

Tak berapa lama, Kyuhyun pun datang sambil membawa kopi. “Mereka sudah pergi?”

Yoona pun menoleh, “Iya.. Oppa, ayo kita pulang”

“Baiklah…”

Mereka pun kemudian berjalan menuju area parkir dan pulang menuju rumah mereka.

Didalam perjalanan, mereka hanya terdiam sampai Yoona memecahkan keheningan.

“Oppa, apa oppa tau siapa yang menabrakku?” tanya Yoona.

Kyuhyun yang mendengar itu pun terkejut. “Ada apa Yoong?”

“Siapa oppa??”

“Aa..Aku tidak tahu..”

“Apa oppa yakin?”

“Ii.. Iya..”

“Lalu mengapa oppa gugup seperti itu?” tanya Yoona.

“Aniyo.. Aku tidak gugup” kata Kyuhyun sambil memegang tengkuknya.

“Oppa kan yang menabrakku?”

Seketika itu juga Kyuhyun diam ditempat dan menghentikan laju kendaraannya.

“Kkk.. Kau tau dari siapa?”

“Tidak penting. Jawab yang jujur oppa”

“Aa.. Aku..”

“Oppa.. Jawab yang jujur”

“Baiklah Yoong! Aku mengaku aku bersalah. Aku yang menabrakmu”

Yoona yang mendengar itu pun terdiam. “Kenapa.. Kenapa oppa tidak memberitahuku”

Sekarang juga, antarkan aku pulang !”

” Yoong, maaflan aku… Aku bener benar tidak sengaja..”

Yoona menutup telinganya “DIAM ! Aku tidak mau dengar!! Sekarang cepat antarkan aku pulang!!!!”

Flashback end

 

“Aku mohon Yoong, maafkanlah akuu..” ucap  Kyuhyun sambil mengggemgam tangan Yoona.

Mata Yoona memanas, air mata mulai menggenang di pelupuk matanya.

“Kenapa dulu kau tidak memberitauku saja kalau kau yang menabrakku?! Kenapa kau membohongiku?!!” bentak Yoona.

Kyuhyun terdiam “A..aku takut kau marah dan benci padaku! Aku tidak mau itu terjadi Yoong…” jelas Kyuhyun. “Tapi ternyata aku salah, harusnya aku jujur saja padamu.. sungguh Yoong, maafkan aku…”

“KAU BODOH! KALAU SAJA KAU TIDAK MEMBOHONGIKU SEPERTI INI AKU TIDAK AKAN MEMBENCIMU.. KAU …” ucapan Yoona terhenti karena Kyuhyun menarik tangannya dan mencium bibirnya. Yoona sangat kaget dengan perlakuan Kyuhyun. Ia berusaha untuk mendorong Kyuhyun namun Kyuhyun menahannya terlalu kuat. Beberapa menit kemudian Kyuhyun melepaskan ciumannya “M..maafkan aku.. Aku tidak bermaksud..” gugup Kyuhyun. Yoona pun terdiam di tempat duduknya. Airmatanya mengalir makin deras.

“Yoong-aah.. Kumohon, berikanlah aku kesempatan. Maafkan aku..” ucap Kyuhyun lalu berlutut di depan Yoona.

Yoona pun terkejut karena Kyuhyun berlutut di depannya. “H..hey! Apa yang kau lakukan??!!”

“Aku mohon Yoong, maafkan aku.. aku sangat menyesal..”

“ H..hey… Bangunlah”

“ Aku tidak akan bangun sebelum kau memaafkanku..”

“B..baiklah, kau ku maafkan..” ujar Yoona sambil menarik tangan Kyuhyun.

“ Benarkah…? Gomawo Yoona-yaaa..” ujar Kyuhyun lalu memeluk Yoona.

 

****

 

Keesokan harinya, salju sudah mulai menipis. Badai salju pun tak jadi datang. Kyuhyun dan Yoona masih terlelap . Kemarin malam, Kyuhyun tidur di kamar Yoona lagi karena mati lampu.

Yoona pun membuka matanya, ia sedikit menggeliat lalu melihat Kyuhyun yang sedang tertidur di sofa kamarnya. Ia pun beranjak dari kasurnya dan mengambil selimut, lalu ia menyelimuti Kyuhyun. Sedikit senyum terlihat dari wajah Yoona, ia pun pergi menginggalkan Kyuhyun untuk membuat sarapan. Tak lama setelah itu Kyuhyun pun turun dari kamar Yoona menuju dapur.

Kyuhyun kemudian menghampiri Yoona yang sedang mencuci piring. “Kau sedang apa?” tanya Kyuhyun tiba-tiba membuat Yoona terlonjak kaget.

“Huaa! Kau mengagetkanku!!” ujar Yoona lalu menyipratkan air cucian piring itu kemuka Kyuhyun.

“ Hey basah! Hey !” ucap Kyuhyun sambil terus menghindari Yoona.

“Makanya jangan mengagetkanku. Rasakan ini…” Yoona pun meletakkan piring yang tadi ia pegang dan mengejar Kyuhyun. Namun karena lantai rumah licin Yoona pun terpeleset dan jatuh di atas Kyuhyun. Wajah mereka sangat dekat. Tinggal beberapa inci saja. Kyuhyun dan Yoona pun terdiam sesaat di posisi mereka, dan akhirnya tersadar akibat dari air keran yang belum ia tutup meluber.

“Astaga! Aku lupa!!!” ujar Yoona yang langsung bangkit dan mematikan kerannya. Kyuhyun pun tersenyum melihat tingkah Yoona.

“Kau makanlah, aku sudah buatkan makanan” ucap Yoona.

“Apakah ini enak? Kau kan tidak bisa masak”

Yoona pun membalikkan badannya lalu meletakkan tangannya di pinggang. “Kalau tidak suka, tidak usah dimakan saja !”

“ Hahaha, bercanda bercandaa.. Baiklah aku makan”

Yoona pun tersenyum melihat itu lalu duduk di kursi yang ada di depan Kyuhyun.

“Yoong, bagaimana kalau hari ini kita jalan jalan? Selama disini kita belum sempat jalan jalan…”

“ Kau gila! Ini musim dingin..” kata Yoona.

“Memangnya kenapa? Lihat! Bahkan di luar sudah ramai. Jangan lewatkan kesempatan melihat kota Paris diantara tumpukan salju..” kata Kyuhyun.

“Terserah lah..”

“ Bersiaplah..”

****

Kyuhyun dan Yoona sedang asyik melihat lihat pemandangan siang hari musim salju di Paris.Cuaca yang dingin tidak menghentikan aktifitas mereka dan masyarakat Paris. Mereka berjalan menuju menara Eifeel.

Kyuhyun pun memfoto Yoona sepanjang jalan. “Kyu, berhentila memfotoku”

Namun Kyuhyun pun tetap memfoto Yoona sepanjang jalan.

“Ah, sir.. Can you take a picture for both of us?”

“ Ah.. Sure…”

Kyuhyun pun menarik Yoona mendekat kearahnya. “Hey… hey, apa yang kau lakukan?!” Yoona berusaha melepaskan tangan Kyuhyun yang melingkar di pinggangnya. Namun Kyu malah menyeringai.

“ Cheesee”

“ Thankyou” ucap Kyuhyun.

“Both of you look good together.. ” kata orang tersebut.

“ Hahaha, of course. Thankyou sir “

Setelah turis itu pergi, Yoona pun mengomeli Kyuhyun.

“Yah!! Kenapa tiba-tiba kau minta foto berdua?!!”

“Waeyo?” tanya Kyuhyun sambil tersenyum evil

“Ihh~ Kau menyebalkan..” kata Yoona sambil cemberut.

“Hey, kau jelek tau”

“Sudah tau jelek masih difoto..” kata Yoona lalu berjalan pergi.

Kyuhyun yang ada dibelakang hanya tersenyum melihatnya dan kemudian mengejar Yoona.

Ketika berada disampingnya, Kyuhyun pun melingkarkan tangannya dipinggang Yoona.

“Yyah!! Lepaskan tanganmu..!!”

“Tidak mau..” kata Kyuhyun sambil tersenyum menggoda.

“Yah.. Kenapa kau begitu, lepaskan aku..” kata Yoona sambil berusaha melepaskan tangan Kyuhyun.

Tapi Kyuhyun malah menariknya lebih dekat hingga wajah mereka hanya berjarak beberapa sentimeter.

“Kyuhyun-ah, apa yang mau kau lakukan?” tanya Yoona. “Hey, lihatlah. Orang-orang memperhatikan kita”

“Biarkan saja..” kata Kyuhyun sambil menyeringai lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Yoona.

“K..Kyuu”

Yoona pun menutup matanya menunggu apa yang akan terjadi dan….

Chuu~

To be continue

 

Hehehe… Halo, apa kabar semuanya? Ada yang kangen sama kami? LOL

Maaf yah, kami jarang on, soalnya sibuk sama sekolah buat penjurusan juga Xd *curcol*

Sebagai gantinya, kami buat agak panjang part ini, juga ceritain kenapa sih, kok Yoona bisa kesel gitu sama Kyuhyun.

Makasih yang udah setia nungguin cerita ini ^^

 

 

43 thoughts on “Hate U Love U | Part 4

  1. Kyaaaaaa akhrx mereka baikan.. Yes yes yes #sujud syukur#

    mian d part2 sblmx g ninggalin jejak, tp ff ni q dah tnggu lama buanget, akhrx cpter 4 muncul, so sweeeeeet

  2. akhir nya ni ff keluar juga,,,

    yey akhir nya Yoong eonni mau maafin Kyu oppa juga🙂
    next jangan kelamaan ya chingu..
    Ga sabar pengen liat apa yang terjadi ama mereka selanjut nya

  3. Chingu aq boleh request ff kyuna gak? yg diambil dr mereka nonton bareng konser ShiNee.kl boleh sembarang mau bikin oneshoot/twoshoot/chapter jg blh.^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s