[Freelance] Im sorry | Part 2

Author : Hanyoung
Genre: Romance, Sad
Length: Chapter

Annyeonghaseyo Musketeers ^^

ini ff yang udh dari dulu selesai tp baru ku kirim lol karena sibuk juga dgn sekolahh and ff lainnya.__. dan ini jg mungkin kurang menyentuh ya._. author saranin sambil dengerin lagu Complete – SNSD deh >.< and comment ya🙂 kalo males komen bisa mention ke @raindeer_ ^^ gamsa. enjoy readers~ and mianhaeyo no poster🙂

Kyuhyun’s POV

Hhhh… Berapa lama lagi aku bisa menghirup udara dibumi ini? Berapa lama lagi aku bisa mendampingi orangtuaku? Berapa lama lagi aku bisa hidup? Oh tuhan.. Apakah semua ini salahku? Apakah semua ini karena aku sering menyia-nyiakan waktuku? Apakah semua ini karena perbuatanku yang dibenci olehmu?
Aku tak bisa menahan bulir-bulir kristal bening yang sedari tadi menggenang di pelupuk mataku. Aku harus menyembunyikan surat sialan ini!!

“AAAAAAARRGGGGHHHH!!!! TUHAN TIDAK ADIL PADAKU!!!!!!!!!”

**********

Yoona’s POV

Tuhan.. Ijinkan aku melihat indahnya dunia lagi. Ijinkan aku melihat wajahnya.. Ijinkan aku melihat orangtuaku.. Ijinkan aku memuji mata indahku.. Kyuhyun, kau dimana.. Temani aku disini, aku sendiri..

Tap tap..

“EH SIAPA ITU!?” teriakku ketakutan. Pintu kamar ini tidak tertutup. Aku memintanya pada dokter.

Grep.

Eh.. Si.. Siapa ini?!?! Mengapa ia tiba-tiba memelukku! Dengan cepat kulepaskan pelukannya. Orang ini sinting!

“Tunggu, chagi!” Sepertinya.. Aku kenal suara itu.. KYU!!!
“Yeorobun!!” Aku mencari-cari tubuhnya, hmm.. Aku merasakan kehangatannya. Tubuh namja yang saat ini kusentuh, tegap, dan wanginya yang khas. Aku langsung mendekapnya erat. Ia membelai rambutku dan mencium dahiku.

“Ada apa chagi? Kau rindu padaku ya? Keke~” godanya.
“M.. Mwo!?” Aku langsung melepaskan dekapanku, aishh… Pasti pipiku sudah memerah..
“A.. Ani! Sudah cepat, bawa aku ke tempat tidur!” lanjutku cepat sambil memanyunkan(?) bibirku.
“Kekekekke~ ne, chagiya..”

-o-

Author POV

Setelah pulang dari rumah sakit, Kyuhyun memakirkan mobilnya digarasi. Ia naik ke kamarnya yang berada di lantai dua dan duduk termenung di pinggiran kasurnya. Ia lalu membuka laci meja kerjanya dan mengambil sepucuk surat yang ditaruh di bawah tumpukan buku. Lagi-lagi ia menangis membacanya, ya surat dari rumah sakit. Sampai sekarang ia merahasiakannya dari keluarganya, juga Yoona sekalipun. Kyuhyun kemudian menghapus air matanya dan mengambil selembar kertas juga pensil. Kata demi kata, ditulisnya dengan perlahan. Air matanya berjatuhan di kertasnya. Darah kembali mengalir dari hidungnya, Kyuhyun menghiraukannya, terlihat jelas darah yang menghiasi sekitar kertasnya. Tangannya menjadi berat, semakin berat.

BRUK!!!

-O-O-O-

Author’s POV

Kyuhyun selalu mengunjungi Yoona tiap hari. Mengecek keadaannya, menghiburnya, dan untuk mengobati kerinduannya. Beberapa kali Kyuhyun mimisan dan batuk berdarah. Yoona selalu bertanya ada apa tapi Kyuhyun tak pernah menjawabnya. Orang tuanya pun sampai sekarang tidak tahu penyakitnya.

**2-3 bulan kemudian**

Haish.. Mengapa Kyu tidak datang juga semenjak hari itu.. Apa ia sibuk dengan kuliahnya? gumam Yoona.

Cklek..

Dokter membuka pintu dan jelas raut wajahnya terlihat senang. Ia membawa kertas yang dijepitnya di papan jalan yang ia bawa. Orangtua Yoona pun menangis bahagia. Dokter lalu menjabat tangan Yoona pelan. Yoona yang terlihat bingung hanya tersenyum kecil.

“A.. Ada apa ini?” tanya Yoona.
“Saya membawa kabar baik untuk anda.” jawab dokter itu.
“Mwo? Benarkah?!?! Cepat beritahu aku!!”
“Begini.. Baru saja kami diberitahu kalau sudah ada donor mata yang cocok dengan anda.” lanjut dokter tersebut dengan mantap.
“Mwo…. Apa ini mimpi…”

Yoona menangis terharu, ia tak dapat berkata-kata. Orang tuanya langsung memeluk Yoona dan dokter lalu meninggalkan keluarga yang sedang berbahagia itu. Yoona masih tidak percaya, akhirnya ia bisa melihat kembali dunia ini. Tak lupa ia panjatkan puji syukur kepada Tuhan yang maha adil. Bibirnya tak berhenti mengucapkan kata syukur.

After surgery

Yoona’s POV

Sebenarnya.. Operasinya sudah atau belum sih, kok masih gelap saja.

‘Yoong..’ panggil eomma.
‘Ah eomma, ne?’
‘Kau pasti sudah tak sabar ya?’
‘Of course!’
‘Haha.. Okay okay. Wait for a minute.’

Eomma lalu membuka sesuatu yang menempel diarea mataku. Tapi tetap saja gelap. Ah.. eomma menutup mataku dengan tangannya.

‘Nah, Yoong.. Selamat datang ke dunia baru..’

Sret..

Eomma menarik kembali tangannya. 1.. 2.. 3.. Cahayanya terang sekali.. Samar-samar kulihat wajah orang tuaku dan seorang dokter, mungkin itu dokter yang menolongku. Aku mengerjap-kerjapkan mataku.

‘Eomma.. Appa..’ panggilku tiba-tiba.
‘Yoong, chukkae. Sekarang kau bisa melihat kami kan?’ jawab appa sambil tersenyum. Tunggu.. Aku sudah bisa melihat lagi!!! Omooo!! Ya Tuhan, makasih atas segalanya! Aku masih tidak percaya! Doaku terwujud! Aku langsung memeluk erat kedua orang tuaku. Kyuhyun.. Ya! Kyuhyun! Aku harus memberitahunya! Ia pasti senang tidak karuan!

***

Setelah meminta izin dari orangtuaku, akhirnya aku diperbolehkan ke rumahnya.

Ting! Tong!
Aneh. Rumahnya sunyi sekali.

KLEK!
Kupikir, Kyuhyun akan membukakan pintunya, ternyata malah seorang namja berambut keriting dan tinggi yang kulihat.

“Ada apa?” tanyanya.
“Ani.. Aku ingin bertemu Kyuhyun, pemilik rumah ini, apa dia ada?” tanyaku cemas. Wajahnya terlihat sedih dan muram.
“Ne.. tapi sebelumnya, siapa namamu?”
“Mwo? Ah.. Aku Yoona, kekasihnya. Kalau tidak percaya, kau bisa lihat kartu pengenalku.”
“Aniyo, tidak usah. Aku Changmin, sahabatnya. Kau pasti bertanya-tanya kan. Baiklah, ayo masuk.”

Tap. Tap.

Aku memasuki rumahnya. Sepi, apa ia tidak ada? Sebelum aku ingin bertanya ke Changmin-ssi. Ia sudah menghilang.. Kemana dia?

“Ah, ini..” Changmin-ssi mengagetkanku. Ia menyodorkan sebuah amplop kusam kepadaku.
“Apa ini?”
“Bacalah.”

Kubuka perlahan amplop ini, terdapat selembar kertas didalamnya. Kubaca kata demi kata..

Annyeong~~
Surat ini kuberikan untuk kekasihku tercinta, Im Yoon Ah.
Aku ingin memberitahumu kalau aku mencintaimu! Mungkin kau sudah tau itu ya? Kkkk~🙂
Tolong jangan marah padaku atau Changmin.. Jebal..

Selama ini, aku mencintaimu setulus hatiku. Seakan dunia ini berhenti berputar~ (oke itu gombal xDD) dan perlu kau tahu bahwa.. Selama ini.. Aku mengidap Leukimia ..

Yoona terkejut membaca kata yang ia lihat barusan. Matanya mulai berkaca-kaca, bulir-bulir airmata menggenang di pelupuk matanya.

Aku sengaja tak memberitahumu dan keluargaku akan hal ini.. Aku tak mau membuatmu dan mereka cemas! Aku sudah banyak merepotkan kalian! Di sisa hidupku ini, aku ingin membahagiakan orangtuaku dan kau.. Yoona. Aku sangat menderita melihatmu menangis dan menangis tiap hari karena kau tidak bisa melihat lagi.. Aku merasa bersalah karena tidak ada disitu saat kau memperjuangkan hidupmu. Aku bangga mempunyai kekasih sepertimu..

Yoona tak dapat menahan air matanya. Ia merasa lemas dan tidak berdaya. Dipaksanya dirinya untuk membaca surat tersebut,

Kau kuat, berani, dan hebat. Mungkin kau tidak akan merasa begitu sedih ketika ditinggal olehku, ya? Mendengar kau buta, ingin sekali kucongkel mataku dan kuberikan padamu.. Seandainya, semua ini, terjadi padaku, mungkin aku tak dapat bertahan. Maafkan aku karena tidak memberitahumu.. Karena aku tau, bebanmu sudah berat, aku tak mau menambahnya lagi..

Yoongie-ku tercantik,
Maafkan aku karena hal ini, aku berusaha untuk membantumu.. Aku tau kau pasti marah padaku. Maka, aku memberikan mataku ini, kepadamu.. Hanya untukmu..
Sar


Author’s POV

“Aku menemukannya terbaring di lantai dengan wajah berlumuran darah, dan aku melihat kertas ini. dan sepertinya ia tidak bisa melanjutkan karena.. ia.. sudah tiada..,” kata Changmin pelan.

“TIDAAAAAAAKKK!!! INI TIDAK MUNGKIN!!!!” Yoona menjerit dan menangis tidak karuan. Berkali-kali ia menjerit memanggil nama Kyuhyun namun ia tau itu sia-sia. karena ia sudah tidak ada, ia berada di alam sana dan tidak mungkin datang. Changmin berusaha menenangkannya, tapi Yoona sangatlah kuat. Yoona sampai mencakar mukanya sendiri hingga berdarah.
“Kyuhyun…. Waeyo.. WAEYO!!!! KAU MEMBERIKAN MATAMU UNTUK ORANG YANG MEMBUATMU JADI SEPERTI INI!!!!!????….. AKU HARUS MENCOPOT MATA INI… INI MILIKMU!!!!!!!! KENAPA KAU BEGITU BODOH CHO KYUHYUN!!!!! Wae… Wa–”

Yoona merasa tubuhnya melemah..
BRUKK!!

****

Seorang yeoja cantik yang membawa seikat bunga berdiri didepan sebuah nisan yang bertuliskan,

“Cho Kyuhyun
Born: 3 February 1988
Died: 18 October 2011”

Tangisnya tak dapat dibendung lagi. Yeoja tersebut menjatuhkan bunga yang ia bawa dan memeluk nisan tersebut.

“Jeongmal.. Saranghaeyo..” katanya lirih.

Kyuhyun memperhatikannya dari belakang pohon. Ia tersenyum pahit.

“Nado saranghaeyo, Im Yoon Ah.. Maafkan aku..”

 

Ia berbalik dan kembali ke tempatnya saat ini, surga..

The End.

 

14 thoughts on “[Freelance] Im sorry | Part 2

  1. wahhh namja yang baik rela melakukan apapun untuk yeoja yang iya sayangi… keren author … ^^ makasih ini ceritanya sedih ^^ #eomma#abaikan#

  2. Fiuuuh #lap keringat d jidat#
    setidaknya yoona nda jd sma donghae oppa ato ma changmin oppa d…
    Karna yoona mutlak milik kyuhyun #maksa#

    sad end seh tp overall daebakkk thor!! D tnggu ya ff kyunax yg laen yg happy end…
    Fightty!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s