[Oneshoot] One Year Later

Tittle : One Year Later

Author : Choi Shinri a.k.a. Ririw

Main Cast : Im Yoona,Cho Kyuhyun

Support Cast : find by self

Genre : Romance

Rating : PG-13

Length : Oneshoot

Backsong : Jessica SNSD ft. Onew SHINee – One Year Later

Anyeonghaseyoo ^^,author bawa ff oneshoot nih. Author jadi ada ide pas ngedengerin lagu itu. Jadi sangat disaranin banget baca sambil dengerin lagu Jessica ft Onew – One Year Later. Happy Reading all ^^

One Year Later 

Kyuhyun memandang taman yang berada di pusat kota Seoul itu. Taman yang indah,penuh dengan bunga-bunga dan pohon-pohon pinus. Ia duduk pada sebuah kursi taman. Di sinilah banyak kenangan terjadi. Mengingatkan pada yeoja itu,yeoja yang sudah berpamitan padanya kemarin,di sini.

Banyak yang telah ia lewatkan bersama yeoja itu selama hidupnya. Ia telah bersahabat sejak kecil dengannya. Tepat kemarin ketika ia akan menyatakan cintanya disini,yeoja itu berpamitan. Ia dan keluarganya pindah ke California,dia juga akan meneruskan sekolahnya di sana.

Ia merasa menjadi lelaki yang paling bodoh di dunia. Ia tahu,ia sudah merasakannya sejak dulu. Tapi karena kebodohannya ia malah kehilangannya,sebelum sempat ia menyatakan perasaannya. Ia terlalu takut,yeoja itu tak menyukainya dan persahabatannya hancur.

Ia sudah menyukainya sejak lama,ia takut menyatakan perasaannya. Tapi sebuah kenyataan baru ditemukannya.

Tadi pagi ia meminta kunci rumah yeoja tersebut pada ibunya yang dititipi kunci rumah oleh orangtuanya. Mereka memang bertetangga,orangtuanya dan orangtua yeoja tersebut juga bersahabat.

Ketika mengunjungi rumah yang telah kosong itu. Ia mendapatkan diary milik Yoona,ya namanya Yoona,Im Yoon-Ah. Ia mendapatkan kenyataan baru,ternyata Yoona juga meyukainya,memiliki perasaan yang sama dengannya.

“Betapa bodohnya aku”gumam Kyuhyun.

Dia tahu,seharusnya ia menyatakan perasaannya dari dulu sebelum terlambat. Dia hanya terlalu takut,Yoona adalah seorang yeoja populer di sekolah. Dia merupakan adik kelas Kyuhyun. Alasan kenapa ia taku menyatakan perasaanya simple,ia takut Yoona tak menyukainya karena ia sering dikabarkan dekat dengan sunbae mereka,Choi Siwon.

Ia ingat perkataan Changmin,sahabatnya yang lain selain Yoona.

Flasback

“Cepatlah nyatakan perasaanmu Kyu”ucap Changmin yang tengah meminum air mineralnya.

Mereka tengah istirahat ketika latihan basket. Sementara tak jauh dari lapangan basket,klub dance sedang latihan di lapangan tak jauh dari lapangan basket.

“Aku takut”balas Kyuhyun sambil tetap memperhatikan acara latihan klub dance.

“Aku tahu masalah itu,tapi aku lebih takut jika semuanya terlambat”Changmin melirik Kyuhyun.

“Aku takut ia tak mempunyai perasaan yang sama,aku takut jika ia benar-benar memiliki perasaan pada Choi Siwon,sunbae kita. Dan aku juga takut jika mereka benar-benar memiliki hubungan khusus seperti yang sering digosipkan”Kyuhyun balas melirik Changmin.

“Kau takut pada gosip murahan seperti itu?”tanya Changmin.

“Aku tidak takut pada gosip itu,tapi aku takut itu benar-benar terjadi”Kyuhyun pun menepuk pundak Changmin,”Ayo latihan lagi,yang lain sudah menyelesaikan istirahat mereka”

Flasback off

Dia benar-benar merasa sebagai lelaki terbodoh di dunia. Seharusnya ia megikuti perkataan Changmin. Ia tak menyangka Yoona akan pindah secepat ini,meski ia tahu Yoona pasti akan kembali lagi ke California.

Ia ingat dulu ketika kecil Yoona terjatuh ketika mereka sedang bermain sepatu roda di sini. Tepat di taman ini. Yoona menangis karena lututnya yang terluka. Ia ingat sewaktu ia menggendong Yoona di punggungnya untuk pulang karena Yoona bilang lututnya benar-benar sakit.

Flashback

“Ayo kau pasti bisa,aku sudah mengajarkanmu tadi”ucap seorang anak laki-laki yang sedang memakai sepatu roda kepada seorang anak perempuan yang juga sedang memakai sepatu roda.

“Aku tidak yakin oppa”jawab anak perempuan itu lagi.

“Kau pasti bisa”ucap anak laki-laki yang bernama Kyuhyun itu dengan yakin.

Oppa tidak akan melepaskan pegangan oppa kan?” tanya anak perempuan yang bernama Yoona itu dengan polosnya sambil melihat tangannya yang masih menggenggam tangan Kyuhyun.

“Aku pasti melepaskannya,jika tidak dilepaskan mana mungkin kau bisa”jawab Kyuhyun lagi. Saat itu Kyuhyun berumur 10 tahun sedangkan Yoona berumur 8 tahun.

Waeyo? Ketika memengang tangan oppa aku bisa,tapi aku tak yakin jika oppa melepaskan pegangan oppa di tanganku”ucap Yoona.

“Kau pasti bisa,aku tahu kau bisa. Aku lepaskan ya?”Kyuhyun pun melepaskan pegangannya,“Ayo ikuti aku”Kyuhyun pun berjalan dengan sepatu rodanya.

Yoona pun perlahan mengikuti Kyuhyun. Ia sangat berhati-hati karena takut tergelincir. Ia baru saja belajar sepatu roda bersama Kyuhyun di taman. Perlahan Yoona berjalan dengan lancar.

Oppa aku bisa”ucap Yoona girang.

“Aku tahu kau pasti bisa”Kyuhyun pun tersenyum senang.

Mereka pun menjalankan sepatu rodanya dan berjalan-jalan mengelilingi taman itu. Tapi tiba-tiba Yoona tergelincir dan jatuh. Lutunya terluka.

“Hikss…oppa”Yoona pun menagis,lutunya mengeluarkan darah.

“Yoona,gwenchana?”Kyuhyun pun menghampiri Yoona dan berjongkok.

“Lututku oppa,hiks…hiks…appo”Yoona pun menunjuk lutunya sambil terus menangis.

“Ayo kita pulang,agar bisa mengobati lututmu”ajak Kyuhyun.

“Aku tidak bisa berjalan oppa,lututku sakit. Hiks…hiks…”Yoona masih terisak-isak dan airmatanya terus mengalir dari matanya.

Uljima,ayo naik ke punggungku. Aku akan menggendongmu sampai ke rumah”Kyuhyun pun melepas sepatu rodanya dan berjongkok di depan Yoona. Yoona pun menatap punggung Kyuhyun,ia pun naik ke punggung Kyuhyun.

“Pegang ini”Kyuhyun menyerahkan sepatu rodanya pada Yoona,Yoona pun memganginya. Ia memegang sepatu roda itu di kedua tangannya. Dan tangannya ia lingkarkan di leher Kyuhyun.

Kyuhyun pun berjalan tanpa sandal ataupun sepatu. Karena ketika berangkat ke taman,ia dan Yoona sudah menggunakan sepatu roda. Sepangjang perjalanan ke taman tadi,ia menuntun Yoona menggunakan sepatu roda,karena ini adalah kali pertama Yoona menggunakan sepatu roda.

“Jangan menangis lagi,kau jelek jika menangis. Jang menangis lagi,arraseo?”tanya Kyuhyun.

Arraseo oppa”jawab Yoona.

Kyuhyun terus berjalan menuju rumah Yoona. Taman itu lumayan dekat dengan rumah mereka. Yoona tak terlalu berat,ia sudah terbiasa menggendong Yoona di punggungnya. Dan ia mengantarkan Yoona ke rumahnya.

Karena ibu Kyuhyun melihat Kyuhyun menggendong Yoona dengan lutut terluka. Ia dipaksa untuk mencerikatan apa yang terjadi. Dan setelah menderitakan semuanya Kyuhyun dimarahi ibunya karena terlalu ceroboh melepaskan genggaman tangannya padahal Yoona masih belajar.

Flashback Off

Kyuhyun tersenyum kecil,ia ingat ketika ibunya memarahinya. Ahra noona menjewernya. Karena ia takut appanya tahu dan ikut memarahinya. Ia pun kabur ke rumah Yoona. Ia ingat bagaimana ibu Yoona dengan ramahnya menerima ia dan membujuknya agar pulang.

Ibu Yoona tahu itu buka kesalahannya,meyakinkan Kyuhyun agar pulang. Meyakinkan bahwa Kyuhyun tak akan dimarahi atau dijewer bahkan dihukun.

“Aku ingin mengulang semuanya”gumam Kyuhyun lagi.

Ia kembali tersenyum kecil,ia tahu harusnya dulu ia menyatakan perasaanya. Ia terlalu bodoh,bahkan ketika Yoona berpamitan kepadanya kemarin ia belum juga menyatakan perasaannya.

Ketika ia mengantar Yoona ke bandara kemarin malam. Ketika ia memandang Yoona untuk terakhir kalinya,ketika ia melambai pada Yoona dan mengucapkan salam perpisahan.

Takutnya itu bukan tanpa alasan. Selain bukan karena gosip-gosip boodh itu,ia juga pernah melihat Yoona dan Siwon bersama. Ia pernah melihat ketika mereka berjalan bersama menuju kantin. Makan bersama di kantin dan saling menyapa ketika bertemu.

Ia mestinya menyadari,ketika bertemu orang lain Yoona hanya akan menyapanya tanpa senyuman menghiasi bibirnya. Ia hanya akan bersikap ramah saja.

Tapi ketika bertemu dengannya,Yoona kaan tersenyum. Tersenyum dengan sangat manisnya,hingga bisa membuat jantungnya melompat-lompat tak karuan. Bahkan bisa membuat jantungnya copot melihat senyum manis Yoona.

Ia bahkan sering diledek Changmin dan Minho. Ia sering diledek ketika Yoona pergi dan aku masih diam dengan sudut-sudut bibirnya masih tertarik membentuk senyuman. Ia juga sering diledek karena takut mengakui perasaannya.

Ia ingat saat pertama Yoona pindah ke dekat rumahnya. Orangtuanya dan orangtua Kyuhyun memang bersahabat sejak sekolah dulu. Tapi orangtua Yoona pindah ke California setelah menikah. Ketika pindah orangtua Kyuhyun belum mengetahui bahwa sahabat mereka telah pindah kembali ke Korea.

Kyuhyun sering melmpar kerikil-kerikil kecil ketika Yoona pertama kali pindah dulu. Dan jendela kamar Yoona tepat yang selalu ia lempari dengan kerikir. Karena pagar taman samping rumahnya dengan rumah Yoona tidak tinggi,tingginya sama dengan tinggi anak kecil pada umumnya.

Setiap sore dengan isengnya ia melempari kaca jendela kamar Yoona dengan kerikir-kerikil kecil hingga Ahra memergokinya lalu menjewernya dan menyuruhnya masuk. Ia tak tahu jika jendela kamar Yoona yang ia lempari.

Yoona pun awalnya tak begitu menanggapi dengan kerikil-kerikil yang selalu terbang dan mendarat di jendela kamarnya. Ia bukanlah seorang anak perempuan yang penakut. Ia menghiraukannya,sampai pada hari ke-5 ia merasa terganggu dan memergoki Kyuhyun yang tengah melempari kerikil ke jendela kamarnya.

Ketika seminggu Yoona dan keluarganya pindah ke rumah di sebelah rumah Kyuhyun. Orangtua Kyuhyun baru mengetahui bahwa itu sahabat lama mereka. Akhirnya keluarga Kyuhyun mengunjungi rumah keluarga Yoona.

Yoona mengingat Kyuhyun yang dulu pernah ia pergoki sering melempari kerikil ke jendela kamarnya. Yoona pun mengadukannya pada orangtua Kyuhyun. Akhirnya Kyuhyun dimanarahi dan PSP nya disita selama 1 minggu.

Kyuhyun kesal pada Yoona,ia sering mengganggu Yoona setelah itu. Pernah ia menyemprot Yoona dengan selang air yang berada di taman belakang ketika Yoona sedang bermain sendiri di taman belakang rumahnya.

Yoona menangis dan mengadukannya pada orangtuanya. Karena ia juga dekat dan sering bermain dengan Ahra,ia juga mengadukan Kyuhyun pada Ahra. Ahra marah dan melaporkannya pada orangtua mereka. Akhirnya Kyuhyun pun dimarahi kembali. Tapi entah kenapa,Kyuhyun dan Yoona menjadi sahabat baik.

Kyuhyun sangat ingat itu,ingatan itu masih menempel dalam otaknya. Ingatan itu akan ia ingat selalu. Itu adalah awal dimana ia menyukainya. Sebenarnya bukan awal menyukai tapi awal mereka bertemu dan menjadi dekat.

Mereka sering bermain bersama. Kyuhyun sering menginap di rumah Yoona bahkan sampai SMA pun Kyuhyun masih sering menginap. Mereka sering tidur bersama,orangtua mereka tak keberatan akan itu. Mereka tidak melakukan apa-apa dan itu sudah menjadi kebiasaan mereka sejak kecil.

Kyuhyun dulu berpikir bahwa Yoona hanya menganggapnya sebagai kakaknya saja,tak lebih. Bahkan ketika ia mulai menyukai Yoona3,ia masih berpikir Yoona menganggapnya begitu.

Sampai ia tahu,tahu semua perasaan Yoona padanya. Dan itu tepat ketika Yoona pergi meninggalkannya. Meskipun kemarin Yoona berjanji akan kembali ke Korea menemuinya tepat di taman ini.

Bahkan ia berjanji,jika Kyuhyun pergi ke taman itu. Kyuhyun akan menemukan Yoona telah pulang. Ia tahu mereka bertetangga,tapi terkadang Kyuhyun tak menyadarinya. Yoona berjanji akan langsung ke taman tersebut. Bahkan dia akan berangkat langsung dari bandara tanpa pulang terlebih dahulu.

Ya Kyuhyun ingat janji yang diucapkan Yoona kemarin. Ia tersenyum miris,ia percaya Yoona tak akan mengingkari janjinya tapi ia tak tahu itu kapan. Tak tahu kapan itu akan terjadi.

Tapi kemudian Kyuhyun berpikir,jika begitu ia mungkin masih memiliki harapan. Harapan? Apakah itu masih berlaku untuknya? Apakah kata itu masih diberikan oleh Yoona untuknya? Entahlah,hanya waktu yang bisa menjawabnya nanti.

1 Tahun Kemudian

Kyuhyun terus kembali ke taman itu setiap harinya,seolah menagih janji Yoona. Hari ini tepat satu tahun Yoona pergi meninggalkannya ke California. Tepat satu tahun yang lalu ia merasakan apa yang dinamakan kehilangan.

Kyuhyun pun semakin tersenyum miris,harapan itu tidak berlaku untuknya. Harapan itu hanyalah sebuah harapan semu untuk Kyuhyun. Tidak akan terjadi,mungkin saja Yoona sudah mempunyai kekasih.

Kyuhyun hanya bisa merutuki kebodohannya sekarang. Satu tahun tanpa Yoona,hidupnya terasa hancur. Ia menjadi sosok yang lebih dingin dari dulu,bicara seperlunya. Ia hanya berbicara panjang lebar pada Changmin dan Minho.

Ia terkadang bertanya,kenapa tuhan menciptakannya? Menciptakan makhluk paling bodoh yang pernah ada di dunia ini. Makhluk yang paling bodoh yang tak berani mengungkapkan perasaannya sendiri dan takut Yoona tak menyukainya. Padahl Yoona menyukainya,ia hanya tidak terlalu peka.

Mereka sudah dekat sejak kecil,mereka sudah saling mengerti. Tapi entah kenapa dalam masalah perasaan mereka seperti tak menyadari. Mereka sama-sama jahilnya,ia ingat masa dimana mereka sering mengerjai orang lain atau saling mengerjai satu sama lain.

Kyuhyun menendang kerikil kecil yang ada di hadapan kakinya. Hidup satu tahun tanpa Yoona,ia merasa seperti kehilangan nyawa. Hidup dengan dibayang-bayangi harapan semu.

Kemudian ia merasakan seseorang duduk di sebelahnya. Di kursi taman yang selalu menjadi tempatnya dan Yoona dulu. Kyuhyun pun menoleh,untuk melihat siapa yang duduk di sampingnya. Matanya berbinar,dia telah kembali. Nyawanya telah kembali.

Tanpa pikir panjang Kyuhyun langsung memeluk orang itu. Yoona,langsung tersentak dengan apa yang dilakukan Kyuhyun.

Bogosippo”ucap Kyuhyun yang makin mempererat pelukannya.

“Sebegitukan rindunya oppa kepadaku?”tanya Yoona yang masih bingung dengan kelakuan Kyuhyun.

“Bahkan lebih dari itu”jawab Kyuhyun sambil melepaskan pelukannya.

Nado bogosippoyo oppa”ucap Yoona.

“Aku sangat merindukanmu,aku tahu aku bodoh tapi…”Kyuhyun tidak melanjutkan kata-katanya.

“Tapi apa?”tanya Yoona bingung.

“Aku seperti hidup tanpa nyawa. Aku terus ke sini setiap hari selama satu tahun ini”ucap Kyuhyun.

“Aku menyadarinya,aku menyukaimu. Aku terus datang seolah menagih janjiku padamu”sambung Kyuhyun.

Oppa”Yoona menatap Kyuhyun tak percaya,ia berpikir Kyuhyun sedang sakit tadi. Atau ia lupa meminum obatnya hingga bersikap aneh.

Saranghae”ucap Kyuhyun tiba-tiba,lalu memeluk Yoona

Nado saranghaeyo”ucap Yoona di telinga Kyuhyun dan membalas pelukannya.

END

Mian ya klo ceritanya gaje atau ngebosenin. Mian juga klo ceritanya nggak nyambung. Authornya ngetik spontan aja pas abis denger lagu itu. Jangan lupa tinggalkan komentarnya , don’t be a silent readers ^^

20 thoughts on “[Oneshoot] One Year Later

    • enak kan, ngena ya ama lagunya. auhtor juga bikinnya sambil muter lagu itu berulang-ulang. Jadi bener-bener dapet feel nya.😀
      gomawo ya udah baca & comment ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s