Give Me Your Trust [2/2]

Main Casts : Cho Kyuhyun, Im Yoon-ah

Author : Syifana Nurul

Type : Two-shoot

Genre : Family, Romance, OOC

Disclaimer : Semua tokoh disini bukan milik saya. Saya hanya meminjam nama mereka, dan plot ini milik saya. Para casts disini hanya milik Tuhan, keluarga dan mereka sendiri

Halo, semua!! Maaf banget yah, lama post part akhirnya. Pada nungguin kan? *ngarep banget* hahaha.. Yaudah, gak usah lama-lama, semoga kalian suka. Enjoy it~~ ^^

“Yoona, for seriously?”

Yoona pun mengangguk sambil tersenyum. Kyuhyun pun merasa sangat senang dan mengambil tangan Yoona, lalu menciumnya lembut.

“Tapi, ada satu syarat..”

[Part 2]

“Apa?” tanya Kyuhyun

“Aku tidak mau hubungan kita diketahui banyak orang, Kyu..”

Kyuhyun pun mengerutkan keningnya. “Waeyo?”

“Aku tidak mau mereka menjauhimu karena aku.. Aku.. Aku itu bukan dari keluarga sepertimu..” kata Yoona sambil menunduk

Kyuhyun pun tersenyum dan mengangkat dagu milik Yoona. “Yoona, aku tidak peduli dengan mereka. Selama kau ada disisiku, itu sudah cukup untukku. Jangan pernah berpikir seperti itu lagi..”

Yoona pun mengangguk dan tersenyum. Melihat itu, Kyuhyun pun ikut tersenyum dan secepat kilat mencium pipi Yoona.

Yoona pun tersipu malu melihat tingkah Kyuhyun.

“Kyu, sudah, antarkan saja aku pulang..”

“Baik, tuan putri..”

~~~~~~~

Appa, waktu dirumah sakit kemarin, appa bilang mau mempunyai menantu seperti Yoona kan?” tanya Kyuhyun ketika keluarga Cho sedang menikmati sarapan mereka

“Yoona? Apakah dia gadis yang kamu simpan fotonya itu?” ceplos Ahra

Noona!!”

Hahaha.. Jadi, kau memang menyukainya, Kyuhyun?”

“Aish, harusnya aku tidak bercerita pada noona..” kata Kyuhyuun. “Ne, appa..”

Lalu?” tanya ayahnya

“Pasti kau dan Yoona sudah menjadi sepasang kekasih?” tebak ibunya sambil tersenyum lebar

Wajah Kyuhyun pun memerah.

“Hahaha.. Lihat, wajahnya memerah..” ledek Ahra

“Noona!”

“Ahra, memang Yoona itu seperti apa?” tanya ibunya

Eomma mau lihat? Tunggu..” Ahra pun bergegas untuk mengambil kumpulan foto milik Yoona dikamar Kyuhyun.

Kyuhyun yang hendak mengejar pun ditahan oleh ibunya.

Eomma ingin lihat calon istrimu..” kata ibunya

Kyuhyun pun hanya duduk pasrah.

Tak lama, Ahra datang denggan membawa kotak besar.

“Ini, eomma..”

Ibunya pun membuka kotak yang berisikan foto-foto yang diambil oleh Kyuhyun.

“Wah, neomu yeppuda..” kata ibunya. “Kyuhyun, bawa dia kemari saat makan malam nanti..”

“Apa? Eomma..”

“Sudah Kyu, ajak saja Yoona kesini..” kata ayahnya

“Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu..”

~~ ^^ ~~

Kyuhyun telah sampai dirumah milik keluarga Yoona. Ternyata Yoona sudah menunggunya dan segera masuk kedalam mobil Kyuhyun.

“Pagi, sayang..” kata Kyuhyun

“Em, pagi.. Kyu, sebaiknya kita berangkat sekarang ya..”

Kyuhyun pun tersenyum mengangguk dan menjalankan mobilnya menuju kampus mereka. Di perjalanan, Kyuhyun menceritakan semua yang terjadi selama waktu sarapan dirumahnya, juga menceritakan kalau ibunya ingin bertemu dengannya malam ini.

Yoona pun terkejut, tapi ia tersenyum dan mengangguk setuju.

Tak terasa, mereka hampir tiba di depan kampus mereka.

“Kyu, berhenti..” pinta Yoona.

“Ada apa?” tanya Kyuhyun

“Sudah, berhenti saja..” pinta Yoona

Dan akhirnya, Kyuhyun pun menepikan mobilnya. Dilihatnya Yoona yang melepas sabuk pengamannya.

“Kamu mau kemana?” tanya Kyuhyun

“Kan aku bilang, jangan sampai ada orang lain yang tahu tentang kita, Kyu..” jawab Yoona

“Tapi kan kamu udah janji kalau kamu tidak akan berpikiran seperti itu lagi..”

“Aku memang tidak memikirkan itu..” jawab Yoona pelan. ‘Walaupun sebenarnya aku masih memikirkan itu’

“Lalu?”

“Kamu masih bisa bertemu denganku, Kyu.. Tapi, bertindaklah layaknya kita hanya teman, saat di kampus saja..” pinta Yoona

“Tapi..”

Yoona pun memegang pipi milik Kyuhyun, “Aku mohon Kyu.. Kamu tahu, aku itu sangat menyayangimu. Sama sepertimu, aku pun sebenarnya menyukaimu sejak lama. Tapi melihatmu yang dikelilingi oleh banyak gadis yang lebih baik dariku, aku pun memendam rasa sukaku ini. Tapi ternyata, kamu menyukaiku juga. Aku sangat senang saat dirimu mengucapkan kata-kata itu. Jadi aku mohon, untuk kali ini, penuhi permintaanku..”

Kyuhyun yang mendengar perkataan Yoona pun, menutup matanya dan mengangkat tangannya untuk menggenggam tangan Yoona yang ada di pipinya.

“Baiklah, tapi kalau ada apa-apa, hubungi aku ya.. Aku akan menjemputmu di tempat ini lagi sepulang kelas..” kata Kyuhyun

Senyum Yoona pun mengembang, “Terima kasih..”

Kyuhyun pun hanya tersenyum mengangguk. “Baiklah, sekarang kamu masuk..”

“Ehm, hati-hati, Kyu..”

Kemudian, Yoona pun keluar dari mobil Kyuhyun dan berjalan menuju kampusnya. Sementara selang beberapa menit, barulah Kyuhyun kembali menjalankan mobilnya menuju kampus.

~~ ^^ ~~

Waktu istirahat makan siang, mahasiswa-mahasiswi Kyunghee University pun banyak yang pergi menuju kantin, termasuk Yoona.

Setelah memesan makanannya, Yoona membawa nampannya dan berjalan menuju salah satu meja kosong disana.

“Hey, Yoona,,” panggil Sooyoung, sahabatnya.

“Ah, Soo.. Kau tidak memesan makanan?” tanya Yoona

“Aku sedang diet..” jawab Sooyoung sambil meminum milkshake-nya

“Haha, sejak kapan kau diet. Yang ada, badanmu jadi tambah kurus..” ledek Yoona

“Yah~!!” kesal Sooyoung

“Kemana Yuri?” tanya Yoona

“Dia? Sebentar lagi juga datang.. Pasti dia sedang bersama Hyoyeon untuk berlatih dance..” kata Sooyoung. “Yoona, apa nanti sore kau bisa menemaniku ke mall?”

Ya, berbeda dengan Yoona, Sooyoung dan juga Yuri berasal dari keluarga yang cukup berada. Sooyoung dan Yuri berbeda dengan anak-anak lain yang menjauhi Yoona karena Yoona bukanlah berasal dari keluarga seperti mereka. Mereka mau menjadi teman Yoona, bahkan bisa dibilang mereka itu bersahabat.

“Maaf, Soo.. Tapi, aku tidak bisa. Mungkin kau bisa meminta Yuri untuk menemanimu..” kata Yoona

“Hey, Soo..” pangil seorang laki-laki dari belakang Yoona.

Kedua gadis itu pun menoleh untuk melihat siapa yang memanggil. Ternyata itu adalah Siwon, kakak dari Sooyoung.

Siwon pun lalu duduk di sebelah Sooyoung. “Kenapa tidak makan?”

“Dia sedang diet, oppa..” ledek Yoona

Siwon pun menoleh kearah Yoona, “Dia bilang begitu?” tanya Siwon

“Aku ingin melangsingkan tubuhku..”

“Yah, nanti kau malah sakit. Tubuhmu itu sudah terlalu kurus..” omel Siwon

“Terserah aku dong.. Kenapa jadi oppa yang repot” jawab Sooyoung kesal

Dering handphone milik Siwon pun menghentikan pertengkaran kecil antara dua bersaudara itu.

Yeobseyo..”

“…..”

Ne, aku sedang ada di kantin”

“……”

“Baiklah, aku tunggu”

Setelah sambungan berakhir, Siwon pun beranjak untuk memesan makanan.

Selang beberapa menit, Siwon pun kembali ke tempat duduk Sooyoung dan Yoona dengan membawa nampan yang ada makanan masing-masing dua.

Oppa, untuk siapa?” tanya Sooyoung

Siwon pun memberikan makanan dan minuman untuk Sooyoung, sementara yang satu untuknya. “Makanlah..”

“Tapi…”

“Tidak pakai tapi-tapian. Cepat habiskan” perintah Siwon

Sooyoung pun mengerucutkan bibirnya dan menuruti perintah Siwon. Sedangkan Yoona hanya terkikik geli melihatnya.

“Maaf, aku lama, Siwon..” kata seorang laki-laki disebelah Yoona.

Yoona pun menoleh dan kaget melihat Kyuhyun yang sekarang sudah duduk di sebelahnya.

“Tidak apa.. Aku juga baru memesan makanan..” jawab Siwon

Lalu, Kyuhyun pun menoleh dan tersenyum ke arah Yoona. Yoona yang melihat itu pun menunduk.

Mereka menghabiskan makanan mereka dengan tenang.

“Jadi, sedang apa kalian disini?” tanya Sooyoung

“Memangnya kenapa, tidak boleh?” tanya Siwon

“Tumben sekali kalian tidak berkumpul dengan anggota basket kalian yang lain dan gadis-gadis kalian itu..” ledek Sooyong

“Kau cemburu kalau kakakmu ini punya banyak penggemar?” goda Siwon

“Ihh, siapa juga yang cemburu..”

“Hahaha.. Kalian ini, kakak-adik tapi sering sekali bertengkar” kata Kyuhyun menggelengkan kepalanya

“Tidak apalah, yang penting kita saling menyayangi..” kata Siwon lalu mengalungkan tangannya di pundak Sooyoung. “Am i right?”

“Totally, right..” jawab Sooyoung sambil tersenyum

“Erm, maaf.. Tapi aku ada urusan, jadi.. Aku duluan ya..” kata Yoona seraya bangkit dari tempat duduknya

“Kau mau kemana?” tanya Sooyoung

“A.. Aku mau ke perpustakaan duluu. Mau mencari referensi..” ujar Yoona

Lalu ia pun segera pergi dari tempat itu.

Kyuhyun yang melihat itu, hanya bisa memandangnya dari kejauhan.

“Yah, Kyuhyun.. Kenapa kau tadi tidak mengenalkan dirimu padanya?” tanya Siwon

“Ah..” Kyuhyun pun tersadar kembali. “Oh.. Apa harus aku memperkenalkan diri? Pasti dia sudah tahu namaku..”

“Halah, PD sekali dirimu..”

“Memangnya ada apa? Kyu oppa suka dengan Yoona?” tanya Sooyoung

“Ssstt.. Kalau berbicara, pelan-pelan” ujar Siwon

“Memangnya kenapa? Kyuhyun oppa saja tidak marah..” kata Sooyoung

Sementara Kyuhyun hanya tersenyum.

~~ ^^ ~~

Sementara itu, Yoona yang sedang sibuk mencari beberapa buku sebagai referensinya pun tak menyadari kalau ada seseorang disebelahnya.

“Ada yang bisa kubantu?”

Yoona pun menoleh dan mendapati Kyuhyun yang sedang tersenyum padanya.

Yoona pun kemudian kembali fokus dengan pencariannya. “Sudah kubilang, kalau dikampus, bersikaplah kita hanyalah teman Kyu..” ucap Yoona pelan

“Tapi, kalau aku tidak mau?”

Yoona pun membalikkan badannya dan berjalan menuju tempat duduk di pojok pepustakaan. Sementara Kyuhyun masih mengikutinya.

Yoona pun nampak tidak mempedulikan keberadaan Kyuhyun disampingnya. Sementara itu, mahasiswa-mahasiswi yang berada di perpustakaan mulai berbisik-bisik membicarakan mereka. Karena selama ini mereka tidak pernah melihat Kyuhyun dan Yoona dekat satu sama lain.

“Kyuhyun, aku mohon.. Pergilah” gumam Yoona sambil tetap membaca bukunya.

Kyuhyun hanya diam saja, malah ia merentangkan tangannya dan merangkul Yoona.

Yoona pun kaget dan menoleh, “Kyu…”

“Aku tak peduli..” kata Kyuhyun sambil menarik Yoona lebih dekat dan mencium pipi Yoona kilat.

Teman-teman mereka yang berada disanapun terkejut melihat kejadian di depan mereka.

Yoona pun lantas membereskan bukunya dan pergi dari perpustakaan, meninggalkan Kyuhyun yang terdiam mematung disana.

Ada apa dengannya’ tanya Kyuhyun dalam hati.

~~ ^^ ~~

Sementara kabar mengenai Kyuhyun dan Yoona pun sudah tersebar di kalangan teman-temannya. Kabar tersebut berupa Kyuhyun yang suka pada Yoona, tapi Yoona menolaknya atau Yoona yang dituduh menggunakan cara yang tidak baik hanya untuk mendapatkan perhatian Kyuhyun.

Kyuhyun yang sedang melewati lorong kampus pun tak sengaja mendengar desas-desus dari teman-temannya.

“Hah.. Gosip apa lagi ini..” gumam Kyuhyun.

Tak lama, datanglah Siwon dan Changmin yang menghampirinya.

“Hey, bro..” sapa Changmin dan kemudian ber-high five ria dengan Kyuhyun.

“Kenapa mukamu kusut begitu?” tanya Siwon.

“Hah, sebaiknya jangan bicarakan disini” kata Kyuhyun.

Kemudian mereka pun memutuskan untuk pergi ke taman belakang.

“Jadi ceritakan, ada apa sebenarnya?” tanya Changmin

“Hah.. Sebenarnya, Aku dan Yoona itu sepasang kekasih..” kata Kyuhyun

“APA?!!” kaget Siwon dan Changmin

“Ya!!! Tidak usah teriak bisa kan” kesal Kyuhyun

Siwon yang sedari tadi berdiri pun kemudian menempati tempat duduk kosong disebelah Kyuhyun.

Siwon pun meletakkan tangannya di bahu Kyuhyun. “Lalu, kalian ada masalah?”

“Tidak.. Tapi, ada sesuatu yang membuatku penasaran. Apa kalian mau mau membantuku?”

~~ ^^ ~~

“Lihat, ada itik jelek yang mencoba untuk mendapatkan seorang pangeran disini..” ujar Victoria

Yoona pun menatap Victoria dan 2 sahabatnya dengan tatapan dingin. “Apa maumu?”

“Heh, apa mau kami? Tentu saja pergi dari kehidupan kami dan menjauhlah dari Kyuhyun” kata Victoria

“Itu semua tidak ada hubungan apa-apa denganmu..” kata Yoona

“Hah, kau lupa? Kau masih memiliki hutang banyak dengan keluargaku karena ayahmu yang bodoh itu masuk rumah sakit. Sedangkan kau dan kakakmu tidak bisa membayar uang rumah sakit juga hutang sebelumnya. Kau mau aku minta ayahku untuk secepatnya menyita rumahmu dan kau tinggal dijalanan?”

“Vic, ayahmu masih memberiku waktu untuk melunasi itu..”

“Dan hanya berapa hari yang tertinggal? Ah, 2 hari lagi dan jika kau tidak bisa melunasinya, selamat menjadi gelandangan Yoona..” kata Victoria sambil tertawa.

Mendengar itu, Yoona pun kemudian pergi dari tempat itu.

Tanpa sepengetahuan Yoona, ada sepasang mata yang mengawasinya dari kejauhan. Setelah itu, orang tersebut pun pergi.

~~ ^^ ~~

Setelah jam kuliah selesai, Yoona pun kemudian beranjak menuju tempat dimana Kyuhyun menunggunya.

Dari jauh, dilihatnya mobil Kyuhyun yang sudah menunggunya.

“Sudah lama menunggguku?” tanya Yoona setelah masuk kedalam mobil Kyuhyun dan kemudian tersenyum menoleh ke arah Kyuhyun.

“Tidak, baru beberapa menit yang lalu..” jawab Kyuhyun.

“Eum, baiklah kalau begitu. Kita langsung kerumahmu?” tanya Yoona

Kyuhyun pun tersenyum sambil mengangguk dan kemudian melajukan mobilnya menuju kediaman keluarga Cho.

Skip Time

Akhirnya, mereka pun sampai di kediaman keluarga Cho. Kyuhyun pun membukakan pintu mobil untuk Yoona dan menggandeng tangannya untuk memasuki rumahnya.

Annyeong..!!” sapa Kyuhyun

Ternyata di ruang tamu sudah ada orang tua serta kakak Kyuhyun yang menunggu kedatangan mereka.

Yoona pun kemudian tersenyum dan membungkuk memberi salam, “Annyeong haseyo. Naneun, Im Yoon-ah imnida. Bangapseumnida..

“Wahh!! Neoumu yeppuda..” puji ibu Kyuhyun sambil tersenyum dan kemudian bangkit untuk menghampiri kedua anak muda tersebut. “Ternyata Kyuhyun tidak salah memilih kekasih”

Mendengar itu, Yoona pun tersipu malu. “Kamsahamnida, nyonya Cho..”

“Ehh.. Tidak perlu memanggilku nyonya. Panggil saja aku eomma dan ayahnya, appa” kata ibu Kyuhyun sambil tersenyum.

Yoona pun mengangguk mengerti.

“Baiklah, sekarang, ayo kita makan..” ajak ayah Kyuhyun.

Lalu mereka berlima pun berjalan memasuki ruang makan. Disana sudah tersedia banyak makanan untuk mereka. Sebelum duduk, Kyuhyun pun menarik kursi disebelahnya untuk Yoona duduki, dan kemudian ia duduk disebelah Yoona.

Melihat tidakan Kyuhyun, keluarganya hanya bisa tersenyum.

“Rupanya kamu sudah berhasil membuat adikku ini terlalu cinta denganmu, Yoona..” goda Ahra yang duduk dihadapannya.

Yoona pun tersenyum malu.

Noona, jangan menggodanya terus..” kata Kyuhyun

“Memangnya kenapa? Yoona saja tidak marah” kata Ahra sambil menjulurkan lidahnya,

Yoona hanya tersenyum melihat tingkah kakak beradik ini.

“Sudahlah, kalian ini.. Tidak malu apa dilihat oleh Yoona. Makanlah.. Yoona, silahkan dimakan” kata ayah Kyuhyun.

Ne..” jawab Yoona

Akhirnya, mereka pun makan dengan tenang.

Sekitar 30 menit telah berlalu, mereka telah menyudahi acara makan malam mereka.

“Yoona, sejak kapan kamu mengenal Kyuhyun?” tanya ibu Kyuhyun

Yoona yang mendengar pertanyaan itu pun sedikit gugup, “Eum.. Su.. Sudah 2 tahun lalu”

“Ah, lalu, sejak kapan kamu menyukai dia?”

Pertanyaan itu membuat Kyuhyun penasaran menunggu jawaban dari Yoona.

“Sejak.. Pertama kali aku melihatnya bermain basket di kampus, sebenarnya aku merasa kalau aku mulai tertarik padanya. Tapi, melihat banyaknya gadis-gadis yang menyukainya di kampus, aku merasa kalau aku bukanlah seseorang yang pantas untuk bersaing dengan mereka..”

Kyuhyun yang mendengar itu pun tersenyum dan kemudian menggenggam tangan Yoona yang berada dibawah meja makan. “Tapi buktinya, kamu lah yang telah memenangkan hatiku..”

Kedua orang tua Kyuhyun tersenyum lebar, sedangkan Ahra tertawa kecil mendengar perkataan adiknya.

“Cheesy Kyu..” goda Ahra.

“Yah, noona.. You ruined the moment” kesal Kyuhyun.

“Hahaha.. Ok, ok.. Forget it”

“Dan, dari sekian banyak gadis-gadis itu, hanya kamu yang kami setujui, Yoona..” kata ayah Kyuhyun.

Yoona pun mengangkat kepalanya untuk memandang ayah dan ibu Kyuhyun yang tersenyum kearahnya.

“Kami menyetujui hubungan kalian. Kalian sangat serasi.. Kami tidak perlu gadis lain untuk Kyu, karena hanya kamu yang pantas untuk berada disisinya. Selain itu, aku juga sudah banyak mendengar cerita tentangmu dari ayah Kyuhyun atau Ahra..”

“Lihat kan, mereka semua sudah setuju, Yoona..” kata Kyuhyun sambil merangkul Yoona

“Hey, hey.. Ini sudah malam. Sebaiknya kamu antarkan dia pulang Kyuhyun.. Kasihan..” kata Ahra

Kyuhyun pun kemudian bangkit dan membantu Yoona untuk berdiri dan kemudian pamit pada orang tua dan kakaknya, begitu juga Yoona.

~~ ^^ ~~

Keesokan paginya, Yoona pun bersiap-siap untuk berangkat ke kampusnya. Hari ini ia tidak berangkat bersama Kyuhyun, karena Kyuhyun punya jadwal untuk latihan basket, sedangkan Yoona berniat untuk menjenguk ayahnya terlebih dahulu.

Skip time

Yoona sudah sampai di halaman parkir rumah sakit tempat ayahnya dirawat. Tiba-tiba, handphone milik Yoona berdering

Yeobseyo..”

“…..”

“Mwo?!!!”

“….”

“Arraseo, aku akan segera kesana..”

Yoona pun mematikan handphonenya dengan air mata yang mengalir di pipinya. Ia pun segera berlari memasuki rumah sakit tersebut.

Ketika ia sudah sampai di kamar ayahnya, ia pun melihat kakaknya tengah menangis memegangi tangan ayahnya yang sekarang sudah terbaring tak berdaya tanpa nyawa didalam tubuhnya.

Air mata Yoona terus mengalir dengan deras saat ia dengan perlahan mengahampiri ayahnya dan menggenggam tangannya.

Appa, mengapa harus pergi secepat ini? Kenapa?!!” kata Yoona sambil terisak

Kakak Yoona pun kemudian menghampiri Yoona dan memeluk adiknya itu. Tak lama, datang lah dokter Cho kedalam ruangan itu. Ia sangat sedih melihat keduanya dalam keadaan seperti itu.

“Sudahlah, kalian ini harus kuat. Ayah kalian pasti sedih melihat keadaan kalain yang seperti ini. Ia pasti sudah tenang berada disana.. Kalian harus bisa mengikhlaskan kepergiannya..” kata dokter Cho samibil memeluk keduanya. Ia sudah menganggap keduanya seperti anaknya sendiri.

~~^^~~

Pemakaman ayah Yoona pun telah selesai. Semua kerabat dan para pelayat sudah beranjak pergi dari pemakaman tersebut.

Keluarga Cho pun masih ada di area pemakaman untuk menyampaikan bela sungkawa mereka. Kyuhyun juga sudah hadir di pemakaman, setelah ayahnya memberitahu kabar buruk tersebut padanya.

“Yoona, kamu yang tabah ya.. Ini sudah rencana Tuhan, kamu harus bisa menerimanya..” kata ibu Kyuhyun sambil memeluk Yoona.

Ahra juga ada disebelah kakak Yoona dan memeluknya, berusaha untuk menenangkan mereka.

Kamsahamnida..” ucap kakak Yoona

Kamsahamnida, appa, eomma, eonnie..” kata Yoona

“Kalau kalian ada perlu apa-apa, jangan sungkan pada kami. Anggaplah kami keluarga kalian sendiri..” kata ayah Kyuhyun

“Teima kasih banyak dokter Cho. Tapi kami tidak mau merepotkanmu, juga keluargamu..” kata kakak Yoona

“Tidak apa, kami senang bisa membantu kalian.. Kalau begitu, ayo kita pulang, akan kami antarkan..” kata ayah Kyuhyun

Mereka berenam pun kemudian keluar dari area pemakaman.

“Eum.. Appa, eomma, noona..” panggil Kyuhyun

Semua mata pun menatap Kyuhyun.

“Bolehkah aku mengajak Yoona pergi ke suatu tempat?” tanya Kyuhyun

“Boleh saja, tanyakan dulu pada kakaknya..” kata ibunya.

Mendengar itu, Kyuhyun pun mengalihkan pandangannya pada gadis yang berada disebelah kakaknya.

“Silahkan saja, Kyuhyun.. Jaga dia baik-baik..” kata kakak Yoona sambil tersenyum. Dan kemudian, mereka semua memasuki mobil kecuali Yoona dan Kyuhyun.

Kyuhyun pun kemudian menggandeng tangan Yoona untuk memasuki mobilnya.

Skip time

Suara ombak yang menghantam batu karang, menjadi musik tersendiri untuk kedua insan yang tengah memandang jauh ke arah matahari yang akan terbenam itu. Suasana sunyi, tak ada satu pun yang berbicara, sehingga hembusan angin dan deru nafas mereka bisa terdengar.

“Yoona..”

Tak ada jawaban dari Yoona, sehingga Kyuhyun pun menoleh kearahnya.

Ia pandangi gadis yang ada disampingnya, sungguh, ia merasa beruntung karena Tuhan memberinya kesempatan untuk bisa berada di samping gadis ini.

“Kenapa memandangiku?” tanya Yoona tanpa memandang Kyuhyun

Kyuhyun pun tersenyum mendengarnya.

“Kamu sudah tidak apa-apa?”

“Memangnya kenapa? Kamu tidak usah mengkhawatirkanku.. Aku mungkin sedih, tapi.. aku akan berusaha untuk kuat..” kata Yoona

Kyuhyun pun lalu menggerakkan tangannya dan menggenggam erat tangan Yoona.

“Kamu tahu, kalau kamu ada masalah atau apapun yang membuatmu tidak kuat untuk menahannya sendiri, kamu punya aku.. Ada aku yang selalu ada untukmu..” kata Kyuhyun.

Yoona pun memandang wajah Kyuhyun dan kemudian tersenyum. “Terima kasih..”

Kyuhyun pun balik tersenyum dan kemudian memeluk Yoona erat.

“Rasanya, aku ingin sekali terus dalam keadaan seperti ini..” kata Kyuhyun

“Yah..” kata Yoona sambil mencubit pelan perut Kyuhyun.

Kyuhyun hanya tertawa, tapi tidak melepas pelukannya. “Hahaha.. Tapi aku serius, Yoona..”

“Terserah apa katamu saja..” kata Yoona yang kemudian mengeratkan pelukannya pada tubuh Kyuhyun.

~~^^~~

Keesokan harinya

`Tokk, tokk..’

Suara ketukan pintu terdengar di rumah keluarga Yoona. Lantas, Yoona pun membuka pintunya dan ia terkejut melihat ayah dari Victoria bersama dengan anak buahnya.

“Ah, Tuan. Silahkan masuk..” kata Yoona sambil mempersilahkan laki-laki itu masuk.

Kemudian ia pun izin sebentar untuk membuatkan minuman dan juga memanggil kakaknya. Setelah itu, mereka pun berkumpul.

“Sudah, to the point saja. Kalian pasti tahu, untuk apa aku kesini. Batas waktu kalian sudah habis. Apa kalian sudah mempunyai uangnya?” tanya ayah Victoria.

Kakak Yoona pun mengeluarkan amplop yang berisikan uang kepadanya, dan kemudian ayah Victoria menghitung jumlah uangnya.

“Apa-apaan ini?!! Ini tidak cukup! Setengahnya saja belum ada! Aku sudah memberikan kalian waktu, tapi kenapa kaliann belum bisa melunasinya!!” marah ayah Victoria.

“Maafkan kami, tapi kami baru sanggup membayarnya sebanyak itu..” kata kakak Yoona.

“Halah, makanya kalau kalian tidak bisa membuka usaha, jangan sok deh.. Usaha kalian bangkrut dan akhirnya apa? Hutang disana sini.. Dan sekarang, ayah kalian itu sudah tidak ada.. Karena kalian tidak bisa melunasinya, rumah ini aku sita..”

Kedua kakak beradik itu pun terkejut. “Apa?! Tolong berikan kami waktu..” kata Yoona

“Waktu, waktu!! Aku sudah memberi kalian waktu. Tapi apa hasilnya.. Lebih baik kalian kemasi barang kalian dan cepat pergi dari sini..”

Kemudian ayah Victoria pun beranjak meninggalkan rumah itu, dan sebelumnya memerintahkan anak buahnya untuk memastikan agar Yoona dan kakaknya pergi dari rumah itu.

Yoona dan kakaknya pun terisak, menangisi nasib mereka. Dan kemudian mereka pun memutuskan untuk mengemasi barang mereka dan pergi dari rumah itu.

~~^^~~

“….”

Mwo?!!”

“….”

“Bisakah kau menolong mereka dulu Changmin-ah? Bawa mereka ke apartemenku di Apgujeong, bisa kan?”

“…..”

“Aku akan ke apartemenku untuk membukanya, jadi kalian tinggal masuk saja. Tapi, jangan beri tahu  mereka kalau aku memintamu untuk melakukan itu..”

“….”

“Terima kasih banyak, Changmin-ah. Kau sudah mau menolongku mencari tahu informasinya..”

Kyuhyun pun menutup sambungan teleponnya dengan Changgmin dan kemudian segera beranjak turun ke lantai bawah untuk menemui ibunya.

Eomma..”

Ada apa?” tanya ibunya.

“Bolehkan aku meminjamkan apartemenku sementara ini?” tanya Kyuhyun

“Untuk siapa, Kyu?”

“Untuk Yoona dan kakaknya..”

“Apa?! Ada apa dengan mereka?” tanya ibu Kyuhyun khawatir

“Nanti akan aku jelaskan. Tapi, aku minta izin padamu dulu. Bolehkan?”

“Tentu saja..”

“Kalau begitu, aku pergi kesana dulu. Nanti akan aku vceritakan..” kata Kyuhyun dan langsung mencium pipi ibunya dengan kilat untuk menuju apartemennya, sebelum Changmin sampai disana.

Skip time

Akhirnya, Kyuhyun pun sampai di aprtemennya sebelum Changmin sampai. Ia pun segera membuka kunci apartemennya, sehingga nanti mereka bisa masuk lebih mudah.

Dan tak lama, Kyuhyun pun mendengar derap langkah mendekat kearahnya. Kyuhyun pun kemudian segera bersembunyi di antara pintu apartemen lainnya.

“Changmin-ssi, apa ini tidak akan merepotkanmu?” tanya Yoona ketika mereka sudah sampai didepan pintu apartemen Kyuhyun.

“Tidak, lagi pula, apartemen ini jarang dipakai..” kata Changmin lau membuka pintu apartemen tersebut. “ Untuk sementara, kalian tinggallah disini..”

“Terima kasih banyak, Changmin-ssi..” kata kakak Yoona

Changmin pun tersenyum, “Kalau begitu, aku pamit pulang dulu..”

Setelah Changmin pamit pulang, Yoona pun menutup pintu apartemen tersebut. Setelah merasa aman, Kyuhyun pun kemudian keluar dari tempat persembunyiannya dan berjalan mendekati pintu tersebut.

“Yoona, kenapa kamu tidak mau cerita padaku apa yang sebenarnya terjadi. Apa kamu tidak mempercayaiku..” gumam Kyuhyun sambil memandangi pintu tersebut. Dan kemudian, ia pun memutuskan untuk pergi.

~~^^~~

Di kampus, Yoona dan Kyuhyun hanya memiliki sedikit waktu untuk bersama karena aktifitas mereka yang padat dan juga jadwal ulangan tengah semester mereka sudah di depan mata. Walaupun begitu, Kyuhyun tetap mengawasi Yoona dari kejauhan dibantu oleh teman-temannya. Ia selalu ada saat Yoona membutuhkan sesuatu. Tetapi Yoona tidak pernah menyadari itu, karena Kyuhyun tidak ingin Yoona tahu.

Ia juga tahu, Yoona harus bekerja keras untuk membantu kakaknya membiayai kehidupan mereka berdua juga biaya kuliah Yoona. Hingga saat ini pun, Yoona belum menceritakan apa yang terjadi pada Kyuhyun. Saat mereka bertemu, mereka hanya menghabiskan waktu untuk mengobrol dan bercanda. Tidak pernah Yoona membicarakan hal apa yang terjadi padanya, begitu juga Kyuhyun, ia tidak mau memaksa Yoona untuk menceritakannya.

Sampai suatu hari, ketika Kyuhyun tengah bermain basket bersama teman-temannya, ia melihat Yoona yang tengah berjalan menuju taman kampus mereka. Ia melihat Yoona sempat berhenti sebentar dan memegang kepalanya. Lalu ia melanjutkan jalannya, tapi tak berapa lama, tubuh Yoona pun ambruk. Kyuhyun yang melihat itu segera menghentikan permainan basketnya dan berlari menuju Yoona.

“Yoona-ah, bangun!!”Kyuhyun terus mengguncangkan tubuh Yoona.

Mahasiswa-mahasiswi yang ada disana pun hanya memandangi mereka.

Kyuhyun pun kemudian memutuskan untuk menggendong Yoona dan membawanya ke UKS. Selama perjalanan, banyak gadis-gadis yang menatap mereka dengan penuh iri.

Tak berapa lama, akhirnya Kyuhyun pun sampai di UKS dan segera menidurkan Yoona di tempat tidur tersebut. Kemudian, datanglah dokter UKS tersebut untuk memeriksa Yoona. Setelah selesai, Kyuhyun pun duduk disebelah tempat tidur tersebut sambil memegang tangan Yoona.

“Yoona, cepat sadarlah.. Kenapa kamu harus bekerja keras seperti itu?” gumam Kyuhyun

Kemudian, Yoona pun membuka matanya secara perlahan dan memandangi sekitarnya. Matanya kemudian menangkap sosok Kyuhyun yang ada di sampingnya.

“Kyu..” gumam Yoona

Kyuhyun pun mendongak dan kemudian memperat genggeman tangannya.

“Yoona, kamu membuatku khawatir.. Kenapa kamu harus bekerja keras seperti itu? Kamu kan tahu kalau ayahku pernah bilang. Kalau ada perlu atau masalah apapun, datanglah ke rumah kami..” kata Kyuhyun

“Kyu, aku tidak apa-apa..”

“Bagaimana tidak apa-apa, kamu itu pingsan Yoona. Itu karena kamu kelelahan.. Setelah pulang kuliah, kamu harus bekerja sampai tengah malam. Apa itu tidak memaksakan dirimu?!”

“Kyu, dari mana…”

Perkataan Yoona terpotong oleh Kyuhyun.

“Aku tahu semuanya Yoona. Kenapa kamu tidak memberitahuku. Apa aku tidak berarti apa-apa untukmu?”

“Kyuhyun.. Dengarkan aku. Bukannya aku tidak percaya padamu, tapi aku tidak mau menyusahkanmu dan keluargamu..”

“Tapi kamu membuatku khawatir Yoona..”

“Maafkan aku, aku salah..” kata Yoona sambil menuduk.

Kyuhyun pun kemudian mengampiri Yoona dan memegang kedua pipinya. “Dengarkan aku, kamu tidak pernah menyusahkanku ataupun keluargaku. Kamu itu kekasihku Yoona. Kedua orang tuaku sudah menganggapmu dan kakakmu itu anak mereka. Begitu juga dengan kakakku..”

Yoona pun menatap mata Kyuhyun yang memancarkan kekhawatiran padanya. Ia merasa sangat bersalah. Yoona pun hanya mengangguk sebagai jawaban.

Kyuhyun pun tersenyum dan memeluk Yoona. “Gosh.. I miss you, so much”

Yoona hanya bisa tersenyum dan membalas pelukan Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah..”

“Hmm?”

“Apakah kamu adalah orang yang selalu ada saat aku butuh sesuatu ketika aku dalam keadaan sulit?”

“Ehm.. Iya.. Aku tidak mau kamu tahu, karena aku yakin, kamu akan menolaknya..”

“Kyuhyun-ah..”

“Hmm?”

Saranghae..”

“Nado, saranghaeyo.. Kalau begitu, janjilah padaku..”

“Apa?”

“Apapun yang terjadi padamu, kamu bisa ceritakan itu padaku. Kita harus bisa mempercayai satu sama lain. Kamu tahu itu kan?”

Kyuhyun pun merasakan Yoona menganggukkan kepalanya. Dan kemudian ia melepas pelukannya.

“Dan.. Karena kamu sudah tahu semuanya, maka, kamu bisa tinggal dirumahku..”

Yoona pun terkejut mendengarnya. “A.. Apa? Tidak Kyu..”

“Kenapa tidak?” tanya Kyuhyun

“Kyu, itu akan merepotkanmu dan keluargamu..”

“Tidak akan..” kata Kyuhyun. Kemudian ia pun mendekatkan wajahnya ke telinga Yoona. “Karena kamu akan tinggal disana selamanya, bersama aku dan keluargaku, juga kakakmu..” bisik Kyuhyun.

Kyuhyun pun kemudian sedikit menjauhkan wajahnya dari telinga Yoona untuk memandang wajah Yoona yang memerah karena malu. Dan kemudian, Kyuhun pun mendaratkan sebuah ciuman lembut di bibir Yoona. Awalnya, Yoona memang kaget. Tapi, kemudian ia pun menutup matanya.

Setelah bebera menit, mereka pun melepas tautan antara bibir mereka dan saling melempar senyum.

Saranghaeyo, Im Yoon-ah”

Nado, saranghaeyo, Cho Kyuhyun”

~~~~

Kepercayaan.. Kalau tidak ada hal itu, hidup rasanya penuh tanda tanya.Karena kita tidak mempunyai kepercayaan terhadap suatu hal. Begitu pula dengan kepercayaan didalam sebuah hubungan..

Jjang!!! Selesai juga TwoShoot ini. Maaf buat kalian yang sudah menunggu kelanjutannya. Ada kah yang menunggunya? Hehehe…

Mudah-mudahan kalian suka ya. Dan aku minta maaf kalau ternya feelnya gk dapet atau ceritanya bertambah jelek😦

Terima kasih untuk kalian semua yang sudah comment di part 1 ^^

27 thoughts on “Give Me Your Trust [2/2]

  1. Anyeong salam kenal , ak reader baru nih :p Ciiee ciiiee bang evil slalu ada d saat yoona butuh :p tapi ak ngerasa untuk part end-nya alurnya agak kcepetan deh thor , itu mnurut ak yaaa🙂

  2. sebelumnya, maaf ya thor aku kasi komennya diringkas untuk part 1 ama part 2, habisnya terlalu asyik baca aku jadi lupa komen di part 1, hehehehe

    tapi secara keseluruhan ff kamu bagus deh, aku suka bgt sm ceritanya…
    konfliknya ga berat dan ga bikin pusing berkepanjangan kayak sinetron…

    keep writing yaa Thor….
    hwaiting….

  3. cuma empat kata yanb bisa aku komentarkan untuk FF ini yaitu so sweet and good FF!!! Buat lagi dong thor give me your trust part 3.

  4. evil + romantis = keren!!
    Ceritanya bagus deh. nggak pasaran kayak biasanya ^^

    “Apapun yang terjadi padamu, kamu bisa ceritakan itu padaku. Kita harus bisa mempercayai satu sama lain. Kamu tahu itu kan?”
    suka banget sma kata” yang itu.

    bagus thor !!

  5. KyuNa happy ending! =D
    Aigooo~ Kyuppa perhatian bgtbgtbgt sama Yoong unnie u.u tipe pacar idaman keke~
    Uwaaah Yoong unnie tetep kuat (y) pas ayahnya udah gak ada =’)
    Terakhirnya KyuNa romantis euy kkk

    Ada after story-nya gak thor? >>.<<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s